60+ Gambar Masjid Yang Bagus dan Megah di Dunia

Edisi kali ini adalah koleksi gambar masjid yang bagus, terindah, dan megah yang ada di seluruh dunia. Termasuk beberapa ada dari Indonesia.

Namun sebelumnya, mengetahui dulu wawasan tentang masjid yang lebih penting. Untuk itu, mari kita pelajari apa itu masjid?

Baca terus…

Pengertian Masjid

Kata masjid berasal dari bahasa Arab yang berarti sujud menundukkan kepala sampai ke tanah. Dari kata sajada kemudian terbentuk kata masjid (jamak: masaa/id) yang artinya tempat sujud.

Pengertian tempat sujud di sini tidak mengacu pada bangunannya beratap atau tidak, berbatas atau tidak, yang pokok adalah tempat sujud.

Ada juga yang menghubungkan kata sajada itu dengan tunduk atau patuh sehingga masjid pada hakikatnya adalah tempat untuk melakukan segala aktivitas yang berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah semata.

Baca juga: Cara Melakukan Ruqyah Mandiri

Namun, dalam kenyataannya, masjid tidak hanya tempat bersujud, tetapi juga tempat kaum muslim melaksanakan berbagai aktivitas lainnya, seperti pendidikan, dakwah, diskusi politik, dan budaya Islam.

Dalam perkembangannya kemudian, pengertian masjid menjadi lebih spesifik, yaitu sebuah bangunan atau gedung atau lingkungan yang ditembok yang dipergunakan sebagai tempat mengerjakan shalat, baik salat lima waktu maupun salat Jumat atau salat hari raya.

Pengertian masjid sebagai suatu bangunan merupakan wujud atau aspek fisik dari kebudayaan Islam.

Fungsi Utama Masjid

Pada zaman Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidun (Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib) masjid berfungsi sebagai tempat mengendalikan pemerintahan negara, termasuk menyusun strategi perang.

Di dalam Al-Qur’an istilah masjid ditemukan 19 kali, sedangkan istilah sujud, sajada, dan berbagai bentuknya ditemukan 92 kali.

Kalau dikaitkan dengan pengertian di atas, masjid adalah sesuatu yang sangat universal. Inilah fungsi utama yang sebenarnya.

Al-Qur’an maupun sumber ajaran Islam Iainnya, seperti hadis, tidak menjelaskan secara konkret bentuk bangunan masjid, dengan kata lain, tidak ada landasan dan aturan yang ditetapkan oleh Islam tentang bangunan masjid, yang menjadi syarat
utama adalah arah hadap atau kiblat shalat, yaitu Kakbah di Kota Mekah.

Pada bangunan masjid, arah kiblat dilambangkan atau ditandai dengan mihrab, yaitu ruangan kecil tempat imam memimpin shalat berjema’ah.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam Bukhari dinyatakan bahwa “Bumi bagi setiap muslim adalah masjid” (al-ardhu kulluha masjidun), dan “Telah dijadikan bagi kita bumi ini sebagai tempat sujud dan keadaannya bersih” (ju’ilat lanal ardhu masjidan wa thahuuran).

Merujuk pada hadis tersebut, setiap muslim bebas memilih tempat untuk melakukan shalat asalkan tempatnya bersih, kecuali di kuburan dan kamar mandi di mana aktivitas shalat dilarang di sana.

Sejarah Bangunan Masjid

Masjid pertama yang dibangun adalah Masjid Quba—sekitar 10 km dari Kota Madinah.

Masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan hijrahnya dari Mekah ke Madinah.

Akan tetapi, bangunan masjid yang selama ini menjadi prototipe masjid-masjid di dunia Islam adalah masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya di Madinah, kini dikenal dengan Masiid Nabawi.

Bagaimana wujud bangunan masjid ini pada awal mulanya tidak diketahui.

Menurut rekonstruksi para ahli, Masjid Nabawi berdenah segi empat, dikelilingi tembok dari tanah liat, tanpa atap (terbuka), bagian yang dipakai untuk salat diberi atap dari pelepah daun kurma dan tanah liat, ditopang oleh tiang-tiang (tonggak-tonggak) dari pohon kurma.

Pada salah satu dindingnya terdapat ruangan atau kamar tempat tinggal Nabi Muhammad SAW dengan keluarganya, sedangkan pada bagian yang berlawanan dengan tempat shalat terdapat bagian yang disediakan untuk tempat tinggal para sahabat yang miskin dan tidak memiliki tempat tinggal (Frishman, 1 994: 32; Sumalyo, 2000: 30). Bagian ini disebut suffah, sedangkan penghuninya disebut ahlissuffah (Aboebakar, 1955: 33: Frishman, 1994: 32; Sumalyo, 2000: 30).

Elemen-Elemen Masjid

Secara umum elemen-elemen yang harus ada pada setiap bangunan masjid adalah demarkasi ruang, dinding kiblat dan mihrab, mimbar, Nikka, kursi, maqsura, kolam, menara, dan pintu masuk (Frishman, 1994: 32—41).

Demarkasi Ruang

Demarkasi ruang terdiri dari bagian yang beratap dan terbuka, ukuran bagian yang beratap (ruang shalat) bervariasi, bergantung pada luas halaman tengah
(sahn) yang dikelilingi tembok pada ketiga sisinya dengan sejumlah tiang yang mendukung atap (riwaq), kemudian pada keempat sisinya diberi akses ke ruang shalat.

Ruang Shalat

Ruang shalat berdenah segi empat, atau dengan tipe hypostyle dan mempunyai
atap yang ditopang oleh sejumlah tiang, atau dengan atap kubah yang besar atau beberapa kubah kecil.

Mihrab

Ruang shalat memiliki sebuah dinding yang menghadap ke Mekah, pada pertengahan dinding itu ditempatkan mihrab.

Namun, tidak seperti pada bangunan gereja, mihrab tidak dipandang sebagai bagian yang suci (sakral) dari bangunan masjid.

Bentuk mihrab didasarkan pada nis (ceruk) bangsa Romawi yang berdenah setengah lingkaran yang menjorok keluar dari dinding (tembok).

Dinding kiblat dan mihrab merupakan komponen yang sangat esensial untuk semua bangunan masjid, terkecuali Masjidil Haram di Mekah.

Mimbar

Mimbar biasanya ditempatkan di sebelah kanan mihrab yang dilengkapi anak tangga untuk naik ke tribun (panggung) yang sering kali ditutupi dengan atap tipe cupola.

Mimbar menjadi penting pada setiap masjid sebagai tempat khatib membacakan khotbah Jumat.

Dikka

Dikka atau tribun biasanya terbuat dari kayu, dilengkapi dengan tangga dan ditempatkan satu garis lurus di depan mihrab.

Dari tempat itu kadi masjid mengikuti gerakan dan bacaan imam. Agar dapat diikuti dan didengar oleh jemaah, dikka dapat juga ditempatkan di halaman masjid, bergantung pada ukuran dan kondisi iklim.

Dikka juga digunakan sebagai tempat muazin mengumandangkan azan.

Kursi

Sementara itu, kursi merupakan tempat menaruh Al-Qur’an yang ditempatkan di samping dikka, di Indonesia dikenal dengan rehal atau rehan.

Maqsura

Elemen berikutnya adalah maqsura—bagian terlindung atau berpagar tempat imam, khalifah, atau gubernur melakukan shalat dan berlindung jika ada serangan tiba-tiba.

Pada periode awal Islam, istana gubernur (dar al-imara) sering kali didirikan berdekatan dengan mihrab dan disediakan akses pribadi ke areal mihrab dan maqsura untuk keamanan.

Kolam

Kolam yang ditempatkan di dekat atau di halaman tengah dengan atau tanpa pancuran air berfungsi sebagai tempat berwudhu sebelum shalat.

Menara

Sementara itu, menara untuk tempat menyeru azan agar terdengar sampai jarak yang jauh. Pada masa Rasulullah, azan diserukan dari atap masjid.

Menara azan mulai populer pada abad ke-14 atau 15. Jumlah menara satu hingga tujuh buah, seperti pada Masjidil Haram.

Namun, dengan diciptakannya alat pengeras suara, fungsi menara azan bergeser menjadi pelengkap masjid saja.

Pintu Masuk

Ciri yang terakhir atau kesembilan, menurut Frishman, adalah pintu masuk yang jumlahnya bergantung pada ukuran besar kecilnya bangunan masjid.

Pada masjid-masjid tua di Indonesia jumlah pintu ke ruang shalat biasanya ganjil: tiga, lima, bahkan sampai sembilan, seperti pada pintu masuk Masjid Agung Sang Cipta Rasa, Cirebon.

Gambar Masjid

ada 60 lebih gambar masjid yang kami tampilkan di sini. Diambil dari bangunan paling indah dan megah yang ada di seluruh dunia.

Masjid Islamic Center Samarinda Indonesia
Masjid Islamic Center, Samarinda, Indonesia.
Masjid Abu Derwish Amman Yordania
Masjid Abu Derwish, Amman, Yordania.
Masjid Akhmad Kadyrov Chechnya
Masjid Akhmad, Kadyrov, Chechnya.
Masjid Al Aqso Yerusalem
Masjid Al Aqso, Yerusalem, Palestina.
Masjid Al Azhar Kairo Mesir
Masjid Al Azhar, Kairo, Mesir.
Masjid Al Fatah Manama Bahrain
Masjid Al Fatah, Manama, Bahrain.
Masjid Al Karomah Martapura Indonesia
Masjid Al Karomah, Martapura, Indonesia.
Masjid Al Nida Baghdad Irak
Masjid Al Nida, Baghdad, Irak.
Masjid Al Saleh Sana'a Yaman
Masjid Al Saleh, Sana’a, Yaman.
Masjid Badshahi Lahore Pakistan
Masjid Badshahi, Lahore, Pakistan.
Masjid Bahagian Kuching Sarawak Malaysia
Masjid Bahagian, Kuching, Sarawak, Malaysia.
Masjid Baitun Nur Alberta Kanada
Masjid Baitun Nur, Alberta, Kanada.
Masjid Biru Yerevan Armenia
Masjid Biru, Yerevan, Armenia.
Masjid Faisal Islamabad Pakistan
Masjid Faisal, Islamabad, Pakistan.
Masjid Emir Abdelkader Aljazair
Masjid Emir, Abdelkader, Aljazair.
Masjid Dome of The Rock Yerusalem
Masjid Dome of The Rock, Yerusalem, Palestina
Masjid Crystal Terengganu Malaysia
Masjid Crystal, Terengganu, Malaysia.
Masjid Crystal 2 Terengganu Malaysia
Masjid Crystal, Terengganu, Malaysia.
Masjid Grande de Paris Perancis
Masjid Grande de Paris, Paris, Perancis.
Masjid Green Lane Birmingham Inggris
Masjid Green Lane, Birmingham, Inggris.
Masjid Hagia Sophia Istanbul Turki
Masjid Hagia Sophia, Istanbul, Turki.
Masjid Hassan 2 Casablanca Maroko
Masjid Hassan, Casablanca, Maroko.
Masjid Hui Ningxia China
Masjid Hui, Ningxia, China.
Masjid Jama Delhi India
Masjid Jama, Delhi, India.
Masjid Istiqlal Jakarta Indonesia
Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia.
Masjid Imam Reza Shrine Mashhad Iran
Masjid Imam Reza, Shrine Mashhad, Iran.
Masjid Imam Isfahan Iran
Masjid Imam, Isfahan, Iran.
Masjidil Haram Mekkah Arab Saudi
Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.
Masjid Jamia Nairobi Kenya
Masjid Jamia, Nairobi, Kenya.
Masjid Jami Ul Alfar Kolombo Srilanka
Masjid Jami Ul Alfar, Kolombo, Srilanka.
Masjid Jumeirah Dubai Uni Emirat Arab
Masjid Jumeirah, Dubai, Uni Emirat Arab.
Masjid Kowloon Islamic Center Hongkong
Masjid Kowloon Islamic Center, Hongkong, China.
mAsjid Lead Shkoder Albania
Masjid Lead, Shkoder, Albania.
Masjid Nasional Abuja Nigeria
Masjid Nasional, Abuja, Nigeria.
Masjid Nabawi Madinah Arab Saudi
Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.
Masjid Mecca Hyderabad India
Masjid Mecca, Hyderabad, India.
masjid Muhammad Ali Pasha Kairo mesir
masjid Muhammad Ali Pasha, Kairo, mesir.
Masjid Madrassa of Sultan Hassan kairo Mesir
Masjid Madrassa of Sultan Hassan, kairo, Mesir.
Masjid Nur Astana Kazakhstan
Masjid Nur Astana, Kazakhstan.
Masjid Omayyed Damaskus Suriah
Masjid Omayyed, Damaskus, Suriah.
Masjid Puchong Perdana Malaysia
Masjid Puchong, Perdana, Malaysia.
Masjid Putra Putrajaya Malaysia
Masjid Putra, Putrajaya, Malaysia.
Masjid Qolsharif Kazan Russia
Masjid Qolsharif Kazan, Russia.
Masjid Raya Tanjung Pinang Indonesia
Masjid Raya Tanjung Pinang, Indonesia.
Masjid Raya Hohhot Mongolia China
Masjid Raya Hohhot, Mongolia, China.
Masjid Raya Damaskus Suriah
Masjid Raya Damaskus, Suriah.
Masjid Raya Cordoba Spanyol
Masjid Raya Cordoba, Spanyol.
Masjid Raya Seoul Korea Selatan
Masjid Raya Seoul, Korea Selatan.
masjid raya Tokyo Jepang
Masjid Raya Tokyo, Jepang.
Masjid Raya Xining China
Masjid Raya Xining, China.
Masjid Sabani Merkez Adana Turki
Masjid Sabani Merkez, Adana, Turki.
Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Masjid Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Indonesia
Masjid Saint Petersburg Russia
Masjid Saint Petersburg, Russia.
Masjid Shrine of Hazrat Ali Mazrat I Sharif Afghanistan
Masjid Shrine of Hazrat Ali Mazrat I, Sharif, Afghanistan.
Masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi Uni Emirat Arab
Masjid Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Masjid Sheikh Zayed 3 Abu Dhabi Uni Emirat Arab
Masjid Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Masjid Sheikh Zayed 2 Abi Dhabi Uni Emirat Arab
Masjid Sheikh Zayed, Abi Dhabi, Uni Emirat Arab.
Masjid Selat Malaka Malaysia
Masjid Selat Malaka, Malaysia.
Masjid Siddiqa Fatima Zahra Kuwait
Masjid Siddiqa Fatima Zahra, Kuwait.
Masjid Sulaiman Istanbul Turki
Masjid Sulaiman, Istanbul, Turki.
masjid Sultan Ahmed Istanbul Turki
Masjid Sultan Ahmed, Istanbul, Turki.
Masjid Sultan Haji Hassanal Bolkiah Cotabato City Filipina
Masjid Sultan Haji Hassanal Bolkiah, Cotabato City, Filipina.
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin 2 Bandar Seri Begawan Brunei
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Bandar Seri Begawan, Brunei.
Masjid Wazir Khan Lahore Pakistan
Masjid Wazir Khan, Lahore, Pakistan.
Masjid Taj Mahal Agra India
Masjid Taj Mahal, Agra, India.
Masjid Sunshine Victoria Australia
Masjid Sunshine, Victoria, Australia.
Masjid Sultan Qaboos Muscat Oman
Masjid Sultan Qaboos, Muscat, Oman.
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin Bandar Seri Begawan Brunei
Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Bandar Seri Begawan, Brunei.

Kesimpulan

Dalam agama Islam diperintahkan untuk membangun masjid, namun tidak ada
penjelasan mengenai bentuknya sehingga umat Islam memiliki kebebasan dalam menentukan pilihannya.

Oleh karena itu, ketika konsep masjid itu diwujudkan sebagai produk budaya, maka muncullah berbagai bentuk dan ragam bangunan masjid, bergantung pada kondisi geografis tempat masjid itu didirikan serta kemampuan teknologi masyarakat yang bersangkutan.

Begitu pula halnya dengan bangunan-bangunan masjid tua di Nusantara, terdapat ciri-ciri khas (antara lain atap tumpang) yang membedakannya dengan bangunan-bangunan masjid di dunia Islam lain.

Selain kondisi geografis dan kemampuan teknologi masyarakat, sejarah panjang persinggungan atau interaksi masyarakat Nusantara dengan bangsa lain seperti, India, Arab, China, dan Eropa, baik melalui jalan damai maupun kolonialisasi turut pula memberikan kekhasan ciri tersebut.

Fungsi utama bangunan masjid adalah sebagai tempat melaksanakan ibadah shalat, terutama shalat berjemaah.

Dalam ajaran Islam, shalat merupakan rukun kedua dalam Rukun Islam yang lima setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Oleh karena itu, masjid dapat dipandang sebagai karya budaya utama umat Islam di bidang arsitektur dan kesenian.

Dengan gambar masjid yang kami sajikan di atas, Anda bisa mengagumi keindahan dan kemegahan sebuah mahakarya bidang arsitektur dan kesenian.

Masjid pun menjadi tempat yang ideal untuk melakukan segala aktivitas yang berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah semata, terutama shalat, walaupun salat dapat dilakukan di mana pun karena tiap jengkal tanah di bumi ini adalah masjid.

Tinggalkan komentar