Cara Melakukan Ruqyah

Di sini akan dijelaskan apa itu ruqyah dan cara bagaimana Kamu pun bisa melakukannya ruqyah sendiri secara mandiri di rumah.

Tetap membaca…

Hakikat ruqyah adalah berdoa kepada Allah SWT sehingga kapan pun seorang muslim tertimpa musibah dengan jatuh sakit, hendaknya dia meruqyah diri sendiri kemudian menempuh usaha lainnya seperti berobat ke dokter.

Ruqyah sebetulnya adalah salah satu usaha yang ditempuh oleh muslim ketika jatuh sakit.

Ruqyah juga bisa dilakukan dengan bersama muslim yang lebih fasih dalam mengucapkan doa dan ahli ibadah misalnya ustadz atau kyai.

Dengan penekanan bahwa dia senantiasa memperhatikan kondisi hatinya, jangan sampai bergantung kepada ruqyah atau si peruqyah itu sendiri, dan kosong (lalai) dari bergantung dan bertawakal kepada Allah taala.

Karena berpengaruh atau tidaknya ruqyah merupakan kekuasaan Allah SWT, bukan bergantung pada ruqyah itu sendiri atau siapa yang meruqyah.

Daftar Isi sembunyikan
Ruqyah Mandiri

Apa Itu Ruqyah?

Ruqyah Syar'iyyah

Ruqyah secara terminologi adalah al-‘uzah (sebuah perlindungan) terapi dengan membacakan jampi-jampi yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, dan yang lainnya.

Ruqyah Syar’iyyah

Ruqyah Syar’iyyah adalah terapi syar’i dengan cara membacakan ayat-ayat suci Al-Quran dan doa-doa perlindungan yang bersumber dari sunah Rasul saw.

Ayat dan doa tersebut mengandung permintaan tolong dan perlindungan kepada Allah SWT, untuk mencegah atau mengangkat bala atau penyakit.

Terkadang doa atau bacaan itu disertai dengan sebuah tiupan dari mulut ke kedua telapak tangan atau anggota tubuh orang yang me-ruqyah atau yang di-ruqyah.

Ruqyah syar’iyah dilakukan oleh seorang muslim, baik untuk tujuan penjagaan dan perlindungan diri sendiri atau orang lain, dari pengaruh buruk pandangan mata manusia dan jin (al-ain), kesurupan, pengaruh sihir, gangguan kejiwaan, dan berbagai penyakit fisik dan hati.

Sejarah Ruqyah

Ruqyah adalah terapi atau pengobatan sudah ada di masa jahiliyah.

Ketika Muhammad SAW, diutus menjadi Rasulullah, maka ditetapkanlah Ruqyah yang dibolehkan dalam Islam.

Allah menurunkan surah Al-Falaq dan An-Nas, salah satu fungsinya sebagai pencegahan dan terapi bagi orang beriman yang terkena sihir maupun gangguan jin.

Sebab-Sebab Kemasukan Jin

Jin

Ibnu Taimiyah berkata, gangguan jin kepada manusia terjadi kadang-kadang karena syahwat, hawa nafsu, dan mabuk cinta (‘isyq).

Menurut beliau, sebab-sebab gangguan jin adalah:

  1. Jin lelaki jatuh cinta kepada seorang wanita atau jin perempuan jatuh cinta kepada seorang lelaki.
  2. Kezaliman manusia terhadap jin dengan menumpahkan air panas kepadanya, atau menimpanya dari tempat yang tinggi, dan lain sebagainya.
  3. Kezaliman jin terhadap manusia seperti mengganggunya tanpa sebab. Dalam hal ini jin tidak bisa mengganggu manusia, kecuali dalam salah satu dari empat keadaan berikut:
    1. Marah sekali
    3. Senantiasa bernafsu syahwat
    2. Takut sekali
    4. Lalai sekali

Bagaimana Jin Masuk ke Dalam Jasad Manusia dan di Mana Dia Berada?

Jin berwujud udara, sedangkan manusia memiliki pori-pori, karena itu jin bisa masuk dari bagian mana saja dalam jasad manusla.

Dalil bahwa jin berwujud udara adalah: “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” (QS. Ar-Rahman: 15)

Ibnu Abbas berkata, yakni dari ujung gejolak api, sedangkan ujung gejolak api ialah udara panas yang keluar dari api.

Ketika jin masuk ke dalam jasad manusia, dia langsung menuju otak, dan melalui otak dia bisa memengaruhi bagian mana saja di antara anggota tubuh manusia dari sentralnya di otak.

Kajian-kajian kedokteran telah membuktikan bahwa para penderita kesurupan memiliki gelombang yang sangat halus dan aneh yang bersemayam di otak.

Banyak jin yang memberitahukan kepada Syekh Wahid Abdus Salam Bali bahvva mereka menetap di Otak.

Salah seorang jin pernah berkata: “Saya bisa memengaruhi bagian mana saja dari anggota badan manusia.”

Saya katakan kepadanya, peganglah lengan ini, lalu dia meluruskan lengannya kemudian lengan itu dipegangi oleh tiga pemuda kuat untuk dibengkokkan tetapi mereka tidak mampu melakukannya.

Lalu kukatakan kepadanya, lepaskanlah! Maka dia pun melepaskannya seperti semula.

Gejala-Gejala Gangguan Jin Kepada Manusia

Penyakit gangguan jin pada manusia seperti halnya penyakit-penyakit lainnya yang memiliki sejumlah gejala khusus, tetapi perlu digarisbawahi, terkadang gejalanya begitu samar antara gangguan jin dan sebagian penyakit anggota tubuh biasa.

Seorang wanita sakit pernah datang kepada Syekh Wahid lalu dia bertanya: “Apa penyakitmu?” Wanita itu menjawab: “Kakiku sakit.” Syekh mengira penyakit rematik, tetapi Syekh katakan: “Bagaimana kalau kita cek dengan membacakan Al-Quran?”

Dan ternyata ada jin yang menempel di kakinya lalu jin itu berbicara memberitahukan bahwa dia memegangi kedua kaki wanita tersebut kemudian Syekh perintahkan agar keluar demi taat kepada Allah.

Lalu jin itu pun keluar, sehingga wanita tersebut berdiri tanpa merasakan sakit yang dirasakan sebelumnya. Segala keutamaan dan karunia hanyalah bagi Allah SWT.

Mengetahui gejala merupakan hal yang penting bagi seorang mu’alij (pengobat). Gejala-gejala ini terbagi kepada dua bagian:

1. Gejala Pada Waktu Tidur

  • Susah tidur malam, yaitu tidak bisa tidur kecuali setelah lama bersusah payah.
  • Cemas, yakni sering terbangun pada waktu malam.
  • Bunyi gigi geraham beradu pada saat tidur.
  • Tertawa, menangis atau berteriak pada saat tidur.
  • Merintih pada saat tidur.
  • Berdiri dan berjalan dalam keadaan tidur dan tanpa kesadaran.
  • Kabus (mimpi buruk), yaitu mimpi melihat sesuatu yang mengancamnya lalu ingin berteriak meminta pertolongan tetapi tidak bisa.
  • Mimpi menyeramkan.
  • Mimpi melihat berbagai binatang seperti kucing, anjing, unta, ular, singa, serigala, dan tikus.
  • Mimpi seolah-olah akan jatuh dari tempat yang tinggi.
  • Mimpi berada di kuburan, tempat sampah, atau jalan yang mengerikan.
  • Mimpi melihat orang aneh, seperti tinggi sekali, pendek sekali, atau hitam sekali.
  • Mimpi melihat hantu.

2. Gejala Pada Waktu Terjaga

  • Selalu pusing, yang tidak disebabkan oleh penyakit pada kedua mata, kedua telinga, hidung, gigi, tenggorokan, atau Iambung.
  • Selalu berpaling, yakni berpaling dari zikrullah, salat, dan ketaatan-ketaatan Iainnya.
  • Linglung pikiran.
  • Sering lesu dan malas.
  • Kesurupan atau disebut sumbatan saraf.
  • Rasa sakit pada salah satu anggota badan dan dokter tidak sanggup mengobatinya.

Macam-Macam Gangguan Jin

  • Gangguan total, yaitu jin mengganggu seluruh jasad seperti orang yang mengalami berbagai sumbatan saraf.
  • Gangguan sektoral, yaitu jin memegang atau mengganggu salah satu anggota badan seperti lengan, kaki, atau Iidah.
  • Gangguan berkepanjangan, yaitu jin yang terus berada di jasadnya dalam waktu yang lama.
  • Gangguan sejenak, yaitu tidak lebih dari beberapa detik seperti mimpi buruk.

Sifat-Sifat Seorang Mu’alij (pengobat)

Tidak setiap orang bisa mengobati orang kemasukan jin, karena itu seorang Mu’alij (pengobat) harus memiliki sejumlah sifat berikut ini.

  1. Merealisasikan tauhid yang murni dalam ucapan dan perbuatannya.
  2. Yakin Kalamullah (firman Allah) punya pengaruh pada jin dan setan.
  3. Mengetahui ihwal jin dan setan.
  4. Mengetahui pintu-pintu masuk setan ke dalam diri manusia. Perhatikanlah ketika Ibnu Taimiah mendengar jin berkata kepadanya, “Aku akan keluar demi kehormatanmu”, beliau menjawab: “Tidak, tetapi demi taat kepada Allah dan Rasul-Nya.” Seandainya Ibnu Taimiah tidak mengetahui pintu- pintu masuk setan kepada manusia niscaya beliau tidak mengatakan hal tersebut.
  5. Seorang Mu’alij dianjurkan sudah menikah.
  6. Menjauhi hal-hal yang diharamkan, karena dengan hal-hal yang haram tersebut setan akan menyerang manusia.
  7. Mendukung dan melaksanakan berbagai ketaatan (kepada Allah dan Rasul-Nya), karena berbagai ketaatan tersebut dapat mengalahkan setan.
  8. Senantiasa mengingat Allah Yang Mahaagung, zikrullah, yang merupakan benteng sangat kokoh untuk menghadapi setan yang terkutuk. Hal ini tidak akan terwujudkan kecuali dengan mengetahui berbagai zikir dan doa harian yang diajarkan oleh Nabi saw, dan mengaplikasikannya, seperti doa waktu masuk rumah, keluar rumah, masuk masjid, keluar masjid, waktu mendengar kokok ayam, suara keledai, waktu melihat bulan purnama, waktu menaiki kendaraan, dan lain sebagainya.

Secara umum, semakin dekat seseorang kepada Allah maka akan semakin jauh dari setan, bahkan akan semakin kuat menghadapinya.

Ketahuilah, jika kita mampu menghadapi atau mengendalikan diri dan setan kita, maka kita akan lebih mampu menghadapi yang lainnya.

Tetapi jika kita tidak mampu menghadapi atau mengendalikan diri dan setan kita maka tidak akan mampu menghadapi yang lainnya.

Apabila Ada Jin, Bagaimanakah Kita Mengetahuinya?

Kita dapat mengetahuinya dari tanda-tanda berikut ini.

  • Memejamkan kedua mata atau memelototkan keduanya, atau mengedip-ngedipkan kedua mata dengan keras, atau meletakkan kedua tangan di atas kedua mata.
  • Gemetar dengan keras pada jasad atau gemetar ringan pada ujung jemari.
  • Berontak dengan keras.
  • Teriak dan menjerit.
  • Menyebutkan namanya.

Kemudian mulailah berbicara kepadanya dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Siapa namamu? Apa agamamu?

2. Apa sebabnya kamu masuk kejasad orang ini?

3. Apakah ada jin lain bersamamu di dalam jasad ini?

4. Apakah kamu bekerja dengan tukang sihir?

5. Di mana kamu tinggal di dalam jasad ini?

Cara Ruqyah Gangguan Jin

Proses pengobatan terdiri atas tiga tahapan:

Tahapan Pertama: Sebelum Pengobatan

  1. Mempersiapkan suasana yang benar. Keluarkanlah gambar- gambar yang ada di ruangan yang akan dipakai untuk mengobati agar para malaikat berkenan memasukinya.
  2. Mengeluarkan dan membakar penangkal atau jimat yang ada pada penderita.
  3. Membersihkan tempat dari lagu-lagu dan alat musik.
  4. Membersihkan tempat dari pelanggaran syariat, seperti orang lelaki yang memakai emas atau wanita yang tidak menutup aurat.
  5. Memberi pelajaran tentang akidah kepada penderita dan keluarganya, hingga menghapuskan ketergantungan hati mereka kepada selain Allah SWT.
  6. Menjelaskan bahwa cara pengobatan yang kita lakukan tidak sama dengan cara yang ditempuh oleh para tukang sihir dan dukun, kemudian menjelaskan bahwa di dalam Al-Quran terdapat obat penawar dan rahmat, sebagaimana diberitahukan oleh Allah SWT.
  7. Mendiagnosis keadaan dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada penderita untuk mengecek gejalanya
  8. Dianjurkan berwudu sebelum memulai pengobatan dan memerintahkannya juga kepada orang yang bersama kita.
  9. Jika penderita wanita, janganlah kita memulai pengobatannya sehingga dia memakai pakaiannya agar tidak terbuka auratnya pada saat pengobatan.
  10. Jangan kita mengobati wanita kecuali disertai salah seorang mahramnya.
  11. Jangan kita masukkan seseorang tanpa muhrimnya.
  12. Berdoalah kepada Allah agar menolong dan membantu kita untuk mengeluarkan jin tersebut.

Tahapan kedua: Ruqyah Syar’iyyah

Pertama: Letakkanlah tangan kita di atas kepala penderita dan bacakanlah ayat-ayat dan doa berikut ini di telinganya dengan tartil.

Rangkalan bacaan dalam ruqyah ini dibagi dua, Ruqyah Sugra dan Ruqyah Kamil.

  • Ruqyah Sugra adalah bacaan ayat Al-Quran dan doa dari Al-Hadis yang lebih ringkas.
  • Ruqyah Kamil adalah bacaan ayat Al-Quran dan doa dari Al-Hadis yang lengkap mencakup semua masalah gangguan penyakit hati, sihir, dan jin.

Ayat-Ayat Bacaan Ruqyah Sugra

  1. Surah Al-Fathihah ayat 1 – 7
  2. Surah Al-Baqarah ayat 1 – 5
  3. Surah Al-Baqarah ayat 164 – 165
  4. Surah Al-Baqarah ayat 201
  5. Surah Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi)
  6. Surah Al-Baqarah ayat 285 – 286
  7. Surah Ali Imran ayat 190 – 191
  8. Surah Al-A’raf ayat 54
  9. Surah Al-A’raf ayat 117 – 119
  10. Surah Yunus 79 – 81
  11. Surah Al-Isra ayat 82
  12. Surah Taha ayat 65 – 69
  13. Surah Al-Mu’minun ayat 115 – 118
  14. Surah As-Syafaat ayat 1 – 10
  15. Surah Al-Hasyr ayat 22 – 23
  16. Surah Al-Qalam ayat 51
  17. Surah Al-Jin ayat 3
  18. Surah Al-Kafirun ayat 1 – 6
  19. Surah Al-Ikhlas ayat 1 – 4
  20. Surah Al-Falaq ayat 1 – 5
  21. Surah An-Nas ayat 1 – 6

Bacaan Ruqyah ini berpengaruh padajin, sehingga akan mengusir dan menjauhkannya atau menarik dan menghadirkannya.

Mengusir dan menjauhkan, maksudnya mengusir jin dari jasad sebelum dia berbicara sehingga Allah Swt„ telah menghindarkan kita dari kejahatannya.

Menarik dan menghadirkan, maksudnya mengguncang jin di dalam jasad si penderita dan memaksanya untuk berbicara dengan kita. Pe-ruqyah harus me-ruqyah dengan tujuan mengusir dan menjauhkan.

Ayat-Ayat Bacaan Ruqyah kamil

  1. Surah Al-Fatihah ayat 1 – 7
  2. Surah Al-Baqarah ayat 1 – 5
  3. Surah Al-Baqarah ayat 102 – 103
  4. Surah Al-Baqarah ayat 163 – 164
  5. Surah Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi)
  6. Surah Al-Baqarah ayat 285 – 286
  7. Surah Ali Imran ayat 1 – 10
  8. Surah Ali Imran ayat 18 – 19
  9. Surah Ali Imran ayat 26 – 27
  10. Surah Ali Imran ayat 190 – 191
  11. Surah An-Nisa ayat 56
  12. Surah Al-Maidah ayat 33 – 34
  13. Surah Al-Maidah ayat 72 – 76
  14. Surah Al-A’raf ayat 54 – 56
  15. Surah Al A’raf ayat 117 – 122
  16. Surah Al-Anfal ayat 12 – 13
  17. Surah Yunus ayat 81 – 82
  18. Surah Ibrahim ayat 15 – 17
  19. Surah Ibrahim ayat 42 – 52
  20. Surah Al-Hijr ayat 16 – 18
  21. Surah Al-Isra ayat 68 – 72
  22. Surah Al-Isra ayat 110 – 111
  23. Surah Maryam ayat 67 – 72
  24. Surah Taha ayat 69
  25. Surah Al-Mu’minun ayat 97 – 98
  26. Surah Al-Mu’minun ayat 115 – 118
  27. Surah An-Naml ayat 30 – 31
  28. Surah As-Syafaat ayat 1 – 10
  29. Surah Ad-Dukhan ayat 43 – 56
  30. Surah Al-Ahqaf ayat 29 – 32
  31. Surah Ar-Rahman ayat 33 – 36
  32. Surah Al-Hasyr ayat 21 – 24
  33. Surah Al-Jin ayat 1 – 10
  34. Surah Al-Kafirun ayat 1 – 6
  35. Surah Al-Ikhlas ayat 1 – 4
  36. Surah Al-Falaq ayat 1 – 5
  37. Surah An-Nas ayat 1 – 6

Aplikasi Ruqyah MP3

Jika Anda memiliki smartphone Android, maka bisa juga mendownload aplikasi Ruqyah MP3 di Playstore untuk langsung didengarkan melalui smartphone Anda.

Untuk pengguna smartphone IOS, belum ada aplikasinya, namun bisa mendengarkan ruqyah MP3 melalui video ini.

Tanda-Tanda Kemasukan Jin Setelah Dibacakan Ayat-Ayat Ruqyah

  • Denyutan jantung
  • makin kencang.
  • Badan bergetar kencang.
  • Ada benda bergerak-gerak bawah kulit.
  • Mengantuk/menguap.
  • Batuk.
  • Gelisah.
  • Panas di tengkuk.

Bagaimana Menghadapi Jin muslim?

Jika kita menghadapi jin Muslim, maka pakailah cara targib (menganjurkan) dan tarhib (memperingatkan). Perlakukanlah sesuai dengan sebab masuknya ke dalam jasad tersebut.

Jika sebab masuknya adalah karena kezaliman manusia kepadanya, maka beri tahukanlah kepadanya bahwa orang tersebut tidak mengetahuinya dan tidak sengaja menyakiti sehingga tidak berhak dihukum.

Jika sebab masuknya adalah mabuk cinta kepada manusia, maka hendaklah kita menjelaskan kepadanya tentang haramnya tindakan tersebut.

Hendaklah kita menjelaskan pula balasan orang yang melakukan tindakan ini pada hari kiamat. Kernudian ancamlah dengan siksa Allah dan balasan-Nya.

Jika sebab masuknya adalah kezaliman terhadap manusia, maka beritahukanlah kepadanya hukuman berat yang akan ditimpakan kepada orang-orang yang zalim.

Jelaskanlah kepadanya hukuman orang-orang zalim pada hari kiamat.

Jika dia menjawab dan mau keluar, maka pujilah Allah (mengucap ‘alhamdulillah’), tetapi sebelum keluar dia harus berjanji kepada Allah untuk tidak mengulang perbuatannya lagi, dan mintalah untuk mengucapkan perkataan janji ini:

Saya berjanji kepada Allah ta’ala bahwa saya akan keluar dari jasad ini dan saya tidak akan kembali lagi kepadanya; juga tidak akan kembali (masuk) kepada salah seorang dari kaum Muslimin. Jika saya melanggar janji saya, maka saya akan terkena laknat Allah, para malaikat, dan semua manusia. Ya Allah, jika saya jujur, maka mudahkanlah saya untuk keluar. Jika saya berdusta, maka berilah kekuatan kepada orang-orang mukmin terhadap diri saya. Allah menjadi saksi atas apa yang saya ucapkan.”

Bagaimana Menghadapi Jin Kafir?

Pertama: Pertama kali, jelaskanlah Islam kepadanya secara lengkap kemudian perintahkanlah dia untuk masuk Islam tanpa paksaan.

Jika telah masuk Islam, maka perintahkanlah dia untuk bertobat dan jelaskan bahwa termasuk kesempurnaan tobat ialah melepaskan diri dari kezaliman ini dan keluar dari jasad ini.

Kedua: Jika tetap bersikeras atas kekafiran, maka tidak ada paksaan dalam agama, tetapi perintahkanlah untuk keluar dari jasad.

Jika keluar, alhamdulillah. Jika tetap bertahan, maka harus diancam dan kita bisa menggunakan pukulan, tetapi janganlah melakukan pukulan kecuali jika kita sudah berpengalaman sehingga bisa memastikan bahwa pukulan itu akan mengenai
jin, sebab ada jenis jin yang bisa menghindar pada saat dipukul sehingga pukulan itu mengenai orangnya.

Pukulan dilakukan pada bagian lengan, punggung, dan jari.

Ketiga: Membaca surah-surah yang menyakiti jin seperti ayat Kursi, surah Yasin, surah As-Saffat, surah Ad-Dukhan, surah Al-Jin, surah Al-Hasyr, surah Al-Humazah, dan surah Al-A’la.

Secara umum setiap ayat yang menyebutkan setan atau menyebutkan neraka dan siksa, akan menyakitkan jin.

Jika dia telah menjawab, maka hentikanlah siksaan berupa bacaan Al-Quran atau pukulan tersebut dan mintalah darinya janji kepada Allah kemudian perintahkanlah keluar.

Setelah Jin Keluar

Pastikan hal tersebut karena di antara jin banyak yang berdusta, kecuali yang mendapat perlindungan Allah.

Bacakanlah ruqyah sekali lagi. Jika penderita terpengaruh oleh Al-Quran dengan gemetar jemarinya, maka jin itu masih berada di dalam jasadnya. Jika tidak ada pengaruhnya lagi, maka jin tersebut telah keluar.

Tahapan Ketiga: Setelah Pengobatan

Ini merupakan tahapan yang sangat rawan karena manusia pada tahapan ini terancam oleh kembalinya jin kepadanya, oleh sebab itu harus kita perintahkan orang yang bersangkutan dengan hal-hal berikut:

  1. Menjaga salat berjemaah.
  2. Membaca atau mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an.
  3. Berwudhu dan membaca Ayat Kursi sebelum tidur.
  4. Membaca doa setelah bangun dari tidur.
  5. Membaca surah Al-Baqarah di rumah setiap tiga hari.
  6. Membaca surah Al-Mulk sebelum tidur, jika tidak bisa membacanya cukup dengan mendengarkan bacaan surah tersebut.
  7. Membaca surah Yasin pada pagi hari atau mendengarkannya.
  8. Berteman dengan orang-orang saleh dan menjauhi orang-orang rusak.
  9. Jika wanita, perintahkanlah untuk memakai busana yang menutup aurat, karena setan lebih dekat kepada wanita yang membuka aurat.
  10. Mendengar bacaan Al-Quran selama dua jam setiap hari atau membaca satu juz.
  11. Setiap selesai shalat subuh membaca wirid.
  12. Membaca Bismillahirrahmanirrahim setiap kali melakukan sesuatu.
  13. Tidak tidur sendirian.

Setelah sebulan, jenguklah sekali lagi dan bacakanlah ruqyah lagi kepadanya.

Kasus-Kasus Saat Melakukan Ruqyah

Kasus Ruqyah 1

Kadang-kadang ketika kita membaca ruqyah sugra, penderita merasa pusing, tercekik atau gemetaran, sekalipun demikian tidak ada sesuatu yang muncul.

Maka, ulangilah pembacaan ruqyah sugra tiga kali. Jika tidak ada juga sesuatu yang muncul, maka perintahkanlah orang yang bersangkutan melakukan amalan-amalan berikut.

  1. Menjaga salat berjemaah.
  2. Membaca atau Mendengarkan ayat-ayat Al-Quran.
  3. Berwudhu dan membaca Ayat Kursi sebelum tidur.
  4. Tidak memasang gambar-gambar yang bernyawa di rumah tempat tinggalnya.
  5. Membaca Bismillahirrahmanirrahim setiap memulai sesuatu.
  6. Memperbanyak zikir dengan “La llaha Illallah”
  7. Sebelum tidur membaca atau mendengarkan surah As-Saffat, Ad-Dukhan, dan Al-Jinn.
  8. Setiap pagi membaca surah Yasin, Ar-Rahman dan Al-Ma’arij.
  9. Tidak tidur sendirian.
  10. Senantiasa membaca atau mendengarkan zikir-zikir waktu pagi dan sore.
  11. Memakai busana islami dan tidak keluar rumah dengan memakai wewangian, jika dia seorang wanita.
  12. Mendengarkan MP3 surah-surah Al-Quran sesuai urutannya di dalam Mushaf setiap hari antara 4—7 kali. Surah-surah itu ialah: Al-Fatihah, Al-Baqarah, Ali Imran, Al-An’am, Hud, Al-Hijr, Al-Kahfl, As-Sajdah, Al-Ahzab, Yasin, As-Saffät, Fussilat, Ad-Dukhan, Al-Fath, Al-Hujurat, Qåf, Adi-diåriyat, Ar-Rahman, Al-Hasyr, As-Saff, Al-Jum’ah, Al-Munafiqun, Al-Mulk, Al-Ma’arij, Al-Jin, At-Takwir, Al-Infitar, Al-Buruj, Al-Gasyiah, Al-Fajr, Al-Balad, Az•Zalzalah, Al-Qari’ah, Al-Humazah, Al-Kafirun, Al-Lahab, Al-Ikhlas, Al- Falaq, dan An-Nås.

Setelah satu bulan bacakan ruqyah kamil sehingga akan terlihat apakah jin itu sudah keluar dari jasad atau masih ada. Jika sudah keluar, berarti Allah telah menghindarkan kita dari kejahatannya.

Tanda bahwa jin sudah keluar adalah kesembuhannya dari rasa sakit anggota badan yang dirasakannya, tidak bermimpi dengan berbagai mimpi yang menyeramkan, dan tidak terpengaruh atau bereaksi oleh bacaan ruqyah.

Jika masih ada maka sesungguhnya dia sudah lemah, dan bacakanlah ruqyah sekali lagi sehingga dia akan datang kepada kita dalam keadaan kalah, dengan izin Allah tentunya.

Kasus Ruqyah 2

Kadang-kadang jin datang dan tidak mau keluar. Dalam keadaan seperti ini bacakanlah beberapa surah yang menyakitinya. Jika tetap bertahan maka kita bisa memakai pukulan.

Jika tetap bertahan maka berilah orang yang bersangkutan beberapa amalan yang sudah disebutkan di atas untuk diamalkan selama sebulan penuh.

Kasus Ruqyah 3

Kadang-kadang kita membacakan ruqyah kepada penderita tetapi semakin keras tangisnya walaupun akalnya tetap normal; jika kita tanya mengapa dia menangis maka dia akan menjawab: “Saya menangis karena terpaksa (bukan atas kehendak sendiri) tetapi saya tidak bisa menguasai diri.” Ketahuilah bahwa keadaan ini adalah sihir, wallahu a’lam.

Jika kita ingin memastikannya, bacakanlah ayat-ayat berikut ini di telinganya. Surah Al-Araf ayat 117 —122, Yunus ayat 81—82, dan Taha ayat 69.

Bacalah setiap ayat ini di telinganya 7 kali. Jika semakin keras menangisnya, maka dapat kita pastikan bahwa hal tersebut adalah keadaan sihir.

Kasus Ruqyah 4

Kadang-kadang jin datang seraya berteriak, mengancam, dan berjanji. Janganlah kita takut tetapi pukullah dan berilah pelajaran, dengan izin Allah dia akan diam dan bacakanlah QS. Taha ayat 69 di atas.

Kasus Ruqyah 5

Kadang-kadang jin mencaci maki kita, karena itu janganlah kita terpancing emosi.

Kasus Ruqyah 6

Kadang-kadang jin berkata kepada kita, “Kamu seorang yang saleh, aku akan keluar demi menghormatimu.” Katakan kepadanya: “Aku adalah hamba yang lemah, keluarlah demi taat kepada Allah dan rasul-Nya.”

Kasus Ruqyah 7

Kadang-kadang kita dapati jin pengganggu itu membangkang.

Dalam keadaan seperti ini, ambillah setengah gelas air dan dekatkan mulut kita kepadanya lalu bacakanlah ke atasnya ayat-ayat ruqyah kemudian tambahlah dengan surah Yasin, As-Saffåt, Ad-Dukhan, dan Al-Jin.

Kemudian siramkanlah air itu kepadanya, maka dia akan merasakan sakit dan menaati kita lalu keluar dengan izin Allah.

Kasus Ruqyah 8

Jika kita ingin tahu akidah jin tanpa menanyakannya, maka bacakanlah kepadanya ayat-ayat yang ditujukan kepada Ahli Kitab.

Kasus Ruqyah 9

Kadang-kadang jin lari pada saat pengucapan janji. Dalam keadaan seperti ini bacakanlah berulang-ulang empat ayat (33—36) dari surah Ar-Rahman di telinga penderita.

Kasus Ruqyah 10

Kadang-kadang jin mengelabui kita bahwa dia sudah keluar, padahal dia masih berada di dalam jasad, bahkan kadang-kadang dia yang menjelaskannya kepada kita.

Bagaimana Anda mengetahui hal tersebut?

Letakkanlah tangan kita di atas kepala penderita, maka kita akan merasakan getaran ringan.

Demikian pula jika kita meletakkan tangan di atas lututnya. Letakkanlah tangan kita di atas kedua urat darahnya, kita akan merasakan denyutan yang tidak biasa.

Kasus Ruqyah 11

Kadang-kadang jin setuju untuk keluar tetapi dia tidak bisa, mungkin karena usianya yang sangat muda atau kurang pengalaman. Dia akan mengakui hal tersebut dan berkata kepada kita, bantulah aku untuk keluar.

Dalam keadaan seperti ini, bacakanlah kepadanya surah Yasin dan kumandangkanlah azan di telinganya.

Kasus Ruqyah 12

Ruqyah harus dibaca secara tartil, khusyuk, dan dengan suara yang dapat didengarkan.

Kasus Ruqyah 13

Kadang-kadang jin mempersyaratkan beberapa syarat tertentu.

Jika mengandung ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya seperti mengatakan: “Saya akan keluar darinya asalkan dia (orang yang dimasukinya) mau menjaga salat, atau saya akan keluar darinya asalkan dia mau memakai pakaian yang menutup aurat,” maka tidaklah mengapa memperturutkan persyaratan seperti ini, tetapi harus kita jelaskan kepadanya bahwa pelaksanaan hal-hal tersebut bukan karena ketaatan kepadanya, tetapi karena taat kepada Allah dan rasul-Nya.

Jika meminta persyaratan berupa kemaksiatan, maka janganlah kita perturutkan bahkan harus dihukum atas tindakannya tersebut.

Kasus Ruqyah 14

Jika Allah telah mengusir jin dari penderita, maka perintahkanlah dia (penderita) dan orang-orang yang menyertainya untuk bersujud syukur kepada Allah atas
keterbebasannya dari penganiaya tersebut.

Demikian pula kita, hendaknya bersujud syukur kepada Allah atas perkenan Allah
untuk menyingkirkan kezaliman ini.

Kasus Ruqyah 15

Jika Allah telah mengusir jin melalui upaya kita, maka janganlah mengatakan, “Saya telah mengeluarkan atau mengusirnya”, tetapi katakanlah, “Allah telah mengeluarkan atau mengusirnya”.

Jangan sekali-kali kita terpedaya, karena sesungguhnya keterpedayaan itu termasuk pintu masuk setan yang terbesar.

Ruqyah Mandiri

Ruqyah Mandiri

Ruqyah mandiri atau self healing ini bukan dilakukan oleh Mu’alij (pengobat), namun dilakukan oleh diri sendiri yang sedang mengalami gangguan jin atau penyakit hati maupun hanya sebagai perisai diri dari gangguan ghoib.

Ada 51 cara ruqyah mandiri yang bisa dipilih salah satu, atau dengan menggabungkan berbagai teknik yang kita mampu dalam satu waktu.

Boleh dilakukan setiap selesai shalat, setiap hari, atau kapan saja kita mampu bersungguh-sungguh untuk menggapai kesembuhan.

Dalil Ruqyah Mandiri

“Nabi Muhammad saw, me-ruqyah dirinya sendiri tatkala mau tidur dengan membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, lalu beliau tiupkan pada kedua telapak tangannya, kemudian mengusapkan ke seluruh tubuh yang terjangkau oleh kedua tangannya.” (HR. Bukhari)

Usman Bin Abil ‘As ra., menemui Rasulullah saw, yang mengadukan rasa sakit pada tubuhnya yang dia rasakan semenjak masuk Islam, kemudian Rasulullah saw., berkata, “Letakkan tanganmu pada tempat yang terasa sakit, kemudian bacalah; ‘Bismillahi’ (dengan menyebut nama Allah) tiga kali, dan bacalah; A’uzu
billahi wa qudrotihi min syarri ma ajidu wa uhaziru
‘ (aku berlindung dengan Allah dan dengan qudrat-Nya dari kejahatan yang aku dapati dan yang aku hindari) tujuh kali.” (HR. Muslim)

Memulai Ruqyah Mandiri

Hal-hal yang perlu dilakukan sebelum memulai ruqyah atau melakukan ruqyah mandiri ada beberapa hal.

Intinya kita harus mempersiapkan tempat, rohani, dan jasmani kita, serta memperhatikan adab-adab dalam berdoa atau adab bagaimana saat kita meminta kepada Allah.

Semua benda-benda yang mengandung kesyirikan harus dimusnahkan terlebih dahulu.

Berikut ini adalah tata-cara untuk memulai Ruqyah Mandiri atau Meruqyah orang lain (jika kondisi darurat, maka cukup lakukan poin 3 saja).

  1. Berwudu untuk menyucikan jasmani kita, untuk lebih sempurna mandilah agar hati sejuk dan lembut.
  2. Salat Sunah Mutlak (2 atau 4 rakaat) untuk memohon pertolongan kepada Allah baik di sujud terakhir atau selepas salat.
  3. Mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan shalawat nabi.
  4. Memohon kekuatan kepada Allah.
  5. Mulailah melakukan ruqyah dengan membacakan ayat-ayat ruqyah di dekat telinganya.

Ruqyah Mandiri 1: Mengamalkan Sunnah Rasulullah SAW

Menghidupkan benteng hati agar tahan dari serangan jin dan sihir ataupun dalam rangka pemulihan, dengan cara melakukan sebanyaknya amalan sunah.

  • Mengerjakan salat lima waktu tepat waktu dan berjemaah.
  • Dawam-kan (biasakan) qiyamullail (salat malam atau tahajud).
  • Dawamul wudhu (menjaga wudhu sepanjang hari).
  • Selalu berdzikir.
  • Membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan Ayat Kursi
  • Membaca asma Allah SWT, dalam 3 kondisi, saat marah, sedih, dan takut.

Ruqyah Mandiri 2: Membuat Perisai Iman

Memohon perlindungan kepada Allah agar sihir yang datang tidak menembus jiwa kita secara syar’i.

Teknik Ruqyah Membuat Perisai Iman:

  1. Lakukan memulai ruqyah (hal. 120) atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Bacakan Al-Fatihah + 3 Qul, Ayat Kursi, dan tiupkan ke tangan lalu usapkan ke seluruh tubuh sebanyak 3 kali.
  2. Bisa dilakukan setelah selesai ruqyah agar jin tidak masuk lagi ke tubuh.
  3. Dianjurkan dirutinkan setiap selesai salat tanpa memulai ruqyah.

Ruqyah Mandiri 3: Rumah

Ruqyah Mandiri ini bisa dilakukan untuk me-ruqyah tempat, gedung, kantor, tempat usaha, dan lain-lain.

Ruqyah ini ditujukan untuk memusnahkan sihir-sihir di rumah. Karakteristik terdapat sihir di rumah adalah rumah terasa panas, sering ribut, dan banyak perselisihan.

Teknik Ruqyah Rumah:

  1. Lakukan cara memulai ruqyah mandiri atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristigfar, dan salawat Nabi.
  2. Sediakan air satu galon, bisa menggunakan galon atau air sebanyak 20 liter. Lalu bacakan Al-Fatihah, 3 Qul, Ayat Kursi, Al Araf ayat 117 122, Yunus ayat 81 – 82, dan Taha ayat 69, dan tiupkan sebanyak 11x.
  3. Minumkan 2 gelas. Campurkan air doa tadi sebanyak 2 gelas ke dalam satu ember air untuk dicipratkan di rumah. Untuk mandi, campurkan air doa tadi sebanyak 2 gelas di bak mandi atau wadah.
  4. Lakukan selama 11 hari, jika galon habis maka buat lagi dengan komposisi yang sama. Sebaiknya buat satu galon air khusus.
  5. Jangan heran jika tiba-tiba terdengar suara jeritan, melihat asap seperti ada sesuatu terbakar, mencium bau hangus, atau melihat makhluk-makhluk yang selalu mengejar-ngejar di dalam mimpi (tikus, ular, cicak, semut, dan Iain-Iain) mati bergelimpangan. Itu salah satu tanda keberhasilan, Allah SWT., menunjukkan adanya sihir.

Ruqyah Mandiri 4: Terapi Dzikir dan Doa

Rasulullah saw, bersabda, “Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tidak ada yang dapat menarnbah umur kecuali kebaikan“. (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Tidak ada gunanya waspada menghadapi takdir. Namun doa bermanfaat menghadapi takdir, sebelum dan sesudah ia turun. Pada saat musibah ltu ditakdirkan turun (dari langit), maka ia segera disambut (dari bumi) dengan doa, keduanya lantas saling bertarung hingga datangnya hari kiamat.” (HR. Al Hakim, dari Aisyah ra.)

Ibn Qayyim Al-Jauziyyah menambahkan, Jika perisai doa kita lebih kuat dari datangnya musibah, ia akan menolaknya. Tetapi jika musibah itu lebih kuat dari perisai doa kita, maka ia akan menimpa kita, namun setidaknya tetap akan mengurangi efeknya.

Adapun jika perisai doa kita seimbang dengan kekuatan musibah, maka keduanya akan bertarung.” Yakinlah dan berdoalah meminta perlindungan dan pertolongan kepada Allah.

Berikut ini adalah adab dalam berdoa, agar doa kita tidak tertolak.

  1. Berwudu, salat.
  2. Menghadap kiblat.
  3. Mengangkat tangan.
  4. Beristigfar.
  5. Bersalawat.
  6. Mengucap hamdalah.
  7. Bersedekah.
  8. Yakin dan bersungguh-sungguh.
  9. Lakukan di waktu-waktu ijabah.
  10. Faktor lain yang bisa menghalangi di-ijabah-nya doa adalah ketergesa-gesaan. Tidak menuduh Allah telat mengabulkan doa kita. Terlalu tergesa-gesa mengharap jawaban, misalnya dengan mengatakan aku telah berdoa tetapi tidak kunjung dikabulkan. Jadi aku berhenti saja berdoa.

Di samping itu, ada beberapa faktor yang menjadi hijab atau menghalangi doa.

Boleh jadi seseorang telah memenuhi faktor-faktor di-ijabah-nya doa, tetapi ia tidak melihat tanda-tanda doanya terkabul.

Salah satu hijab yang menghalangi terkabulnya doa adalah dosa.

Rasulullah saw bersabda, “Tentang seseorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut, wajahnya berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit, sembari berdoa “Ya Tuhan, ya Tuhan…” tetapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan yang haram,
bagaimana mungkin doanya akan terkabul?” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

Doa bisa tertolak lantaran dosa. Begitu pula berdoa untuk sebuah perbuatan dosa juga akan menyebabkan doa tersebut tertolak.

Faktor Iain adalah memutuskan tali silaturahmi.

Tiga faktor tersebut dijelaskan Rasulullah saw: “Doa seorang hamba selalu akan terkabul, selama ia tidak berdoa untuk sebuah dosa, memutuskan tali silaturahmi, dan tidak tergesa-gesa.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Teknik Ruqyah Terapi Zikir dan Doa.

Berdoalah dengan khusyuk sesudah salat malam, untuk memohonkan kehancuran langsung jin yang mengganggu, kehancuran penyakitnya, ataupun kehancuran tukang sihirnya.

Ruqyah Mandiri 5: Terapi Air Al-Fatihah

Banyak sekali hadis yang membahasnya, salah satunya adalah Hadis dari Dari Sa’id Al-Khudri ra., yang diriwayatkan Abu Ubaid, imam Ahmad, Al-Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Jarir, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi.

Dari Sa’id Al-Khudri ra, tentang penuturan beliau yang meruqyah kepala suku sebuah kaum yang tersengat kalajengking dalam sebuah perjalanan, beliau membacakan Al-Fatihah sebanyak 7 kali dan orang itu sembuh lalu menghadiahkan 30 ekor kambing.

Saat itu, para sahabat yang mulia itu menemui Rasulullah saw, untuk menanyakan tentang ruqyah Al-Fatihah dan upah ruqyah tersebut. Dan Rasulullah SAW, bersabda, “Tidakkah kamu tahu bahwa surah Al-Fatihah itu adalah ruqyah? Ambillah kambing-kambing itu dan berilah aku bagian di antara kalian.”

Yakinlah akan kesembuhan…

Segala sesuatu bisa diselesaikan dengan kehendak Allah SWT, kesuksesan terapi Al-Fatihah terletak pada kekuatan niat dan keyakinan praktisi ruqyah atau orang yang melakukan ruqyah itu sendiri.

Al-Fatihah adalah Ummul Quran (induknya Al-Quran).

Dalam Hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i, beliau berkata: “Bacalah makna Al-Fatihah itu di hatimu karena aku pernah mendengar Rasulullah SAW, bersabda, Allah berfirman, “Aku telah membagi salat menjadi dua bagian antara diri-Ku dengan hamba-Ku. Dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Jika ia mengucapkan “Alhamdulillahi rabbil’alamin“, maka Allah berfirman, “Hamba-Ku telah memuji-Ku.” Dan apabila ia mengucapkan “Arrahmanirrahim“, Allah berfirman; Hambaku telah menyanjung-Ku.’ Dan jika ia mengucapkan “Maliki yaumiddin” maka Allah berfirman: “Hambaku telah memuliakan-Ku”. Jika ia mengucapkan; “iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in“, maka Allah berfirman; “Inilah bagian antara diri-Ku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta.” Dan jika ia mengucapkan; “ihdinassiratal mustaqim.. siratalazina an’amta alaihim, gairil magdubi alaihim walad dalin“, maka Allah berfirman; “Ini untuk hamba-Ku dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta.” (HR. Bukhari)

Teknik Ruqyah Terapi Air Al-Fatihah

  1. Lakukan memulai ruqyah setelah selesai salat atau Mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Ambil segelas air putih, lebih baik lagi air zamzam, pegang gelas itu dengan tangan kanan, mulai bacakan Al-Fatihah dengan keras, dan upayakan kita memahami makna dan terjemahan surah Al-Fatihah per ayatnya.
  3. Setelah selesai, tiupkan air dan doakan dengan Yakin. Bacakan selama 7 kali, dan masing-masing tiupkan ke air lalu doakan. Dianjurkan untuk mendoakan dengan doa yang berbeda di 7 kali tiupan tersebut. Doanya bebas, tapi gunakan artikulasi yang dahsyat dan khusyuk.
  4. Baca basmallah dan minumkan.

Ruqyah Mandiri 6 : Terapi Al-Fatihah

Dianjurkan untuk penderita migrain menahun dan sakit kepala berat dan seperti ditusuk-tusuk. Selain meruqyah hendaknya diperiksakan secara medis sebagai bagian ikhtiar kesembuhan.

Teknik Ruqyah Terapi Al-Fatihah

  1. Lakukan memulai Ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Dekatkan tangan ke bibir, kira kira 5 cm lalu bacalah Al-Fatihah dengan khusyuk. Setelah itu tiupkan ke tangan.
  3. Tempelkan tangan di tempat sakit (migrain, tumor, kanker, rematik, sakit rahim, pengapuran, kolesterol, gula, dan lain-lain) putarkan searah putaran tawaf atau putarkan dengan putaran unclockwise (berlawanan dengan arah putaran jarum jam) selama 3 atau 7 kali.
  4. Mohon kepada Allah dalam hati kekuatan untuk menarik semua pengaruh sihir itu dengan tangan kita lalu lalu hempaskan ke arah kanan sambil takbir.
  5. Tarik napas dan rasakan, insya Allah saat itu sakit berkurang. Dan lakukan selama 3 kali cara yang sama, dan insya Allah penyakit itu SIRNA.

Ruqyah Mandiri 7: Terapi Ruqyah Ain

Mengembalikan ‘ain (penyakit dari mata dengki) kepada pendengki atau pengirimnya. Ain adalah penyakit yang ditimbulkan oleh tatapan mata makhluk Allah, jin, dan manusia yang dengki kepada kita, baik efek secara langsung ataupun tidak langsung.

Ciri-ciri penderita ain:

  • Pusing yang berpindah-pindah.
  • Wajah pucat.
  • Banyak keluar keringat, sering kencing.
  • Tidak nafsu makan
  • Kesemutan, kepanasan, atau kedinginan pada bagian tubuh tertentu.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Rasa sakit yang berpindah-pindah pada bawah punggung dan bahu.
  • Merasa sedih dan tertekan.
  • Susah tidur malam hari.
  • Emosi berlebihan, paranoid, dan marah yang tidak wajar.
  • Sering bersendawa dan sesak di dada.
  • Sering menyendiri, tidak bersemangat, malas, banyak tidur, dan masalah-masalah kesehatan lain yang sebabnya bukan karena faktor medis; Menangis tanpa sebab dan tidak berhenti-henti, yang tadinya penurut menjadi pembangkang, rewel dan sulit diatur, malas, bebal, dan suka ngantuk.

Kisah Ruqyah Ain

Diriwayatkan oleh Abu Abdillah At-Tayyahi, ketika dalam sebuah perjalanan ia mengendarai unta yang bagus sekali.

Di antara rombongan yang mengiringnya terdapat seorang laki-laki yang hampir setiap Saat memandang sesuatu, pasti sesuatu itu rusak atau binasa.

Saat Abu Abdillah pergi, lelaki itu menatap unta hingga unta itu bergetar dan roboh.

Pada Saat Abu Abdillah diberi tahu tentang ini, dia mencari laki-laki pembuat ain itu dan berdiri di hadapannya, lalu berdoa; “Dengan nama Allah, yang tertahan akan tertahan, batu-batuan tetap mengering, bintang berekor tetap bersinar, kubalikkan ‘ain itu kepada pemiliknya dan kepada orang yang paling menyukai ‘ain tersebut.

Abu Abdillah membacakan Firman Allah (dalam surah Al-Mulk ayat 3 dan 4), lalu kedua bola mata laki-laki itu keluar dan unta itu berdiri dalam keadaan sehat wal’afiat.

Teknik Ruqyah Ain

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Baca surah Al-Mulk Ayat 1 sampai ayat 4, dan ulang-ulang ujung ayat 3 dan ayat 4.
  3. Niatkan dan mohon kepada Allah untuk mengembalikan pengaruh ain kepada pemiliknya saat itu juga.

Menjaga bahaya ain

Mengamalkan sunnah, biasakan mengucap “Masya Allah” Saat memuji, memelihara hati dari dengki dan marah, juga menjaga sikap agar tidak didengki sama orang lain.

Ruqyah Mandiri 8: Menetralisir Tenaga Dalam

Semua jenis olah tenaga dalam, olah pernapasan untuk kesehatan, pengisian, inisiasi, atau penyelarasan, ilmu kebatinan, ilmu hikmah, kekebalan, dan ilmu hitam lain dari ritual-ritual atau amalan yang mendatangkan kemampuan semisal memijat, menerawang, jurus-jurus silat, dan ilmu yang instan tanpa latihan, adalah ilmu dari jin yang akan berdampak negatif pada tubuh.

Biasanya efek negatif akan datang mulai 7 hingga 14 tahun setelah bertobat. Teknik ruqyah-nya memerlukan keistiqomahan yang luar biasa, kisaran 1 hingga 3 bulan insya Allah hilang.

Teknik Ruqyah Menetralisir Tenaga Dalam

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bertobat, atau lakukan ikrar (pengakuan) kepada praktisi yang me-ruqyah-nya tentang perbuatannya pada masa lampau.
  3. Niatkan dan lalu ikrarkan untuk membuang ilmu tersebut dalam tubuh.
  4. Lalu bacakan surah Al-Kafirun, atau Al-Falaq, atau Al-Hasyr ayat 21, atau Al-Mulk ayat 5, sambil menekan di ulu hati, di atas perut jika kebatinan, atau di bawah perut jika pernapasan.
  5. Tekan dan tahan sakitnya hingga hilang. Sebaiknya yang menekan adalah orang lain, namun jika kesungguhan kuat sendiri pun insya Allah bisa.
  6. Lakukan Ruqyah Mandiri 22, Ruqyah MP3 dan Ruqyah Mandiri 1, mengamalkan sunah Rasulullah SAW, selama 6 bulan.

Ruqyah Mandiri 9: Migrain Menahun

Hati-hati dengan migrain yang menahun, karena bisa saja hal itu merupakan tanda sihir yang berat.

Ruqyah Mandiri berikut adalah untuk sihir yang ringan, insya Allah berfungsi instan, jika Allah berkehendak.

Jika berlanjut silakan baca Ruqyah Mandiri 40, Terapi Zikir & Doa.

Teknik Ruqyah Migrain Menahun

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan Al-Fatihah di tangan 3 kali, tiupkan, usapkan ke kepala dan putar-putarkan, dan tarik atau hempaskan sambil takbir. Ulangi 3 kali atau terus lakukan sampai hilang.

Ruqyah Mandiri 10: Sakit Bekas Operasi Menahun

Pegal atau sakit di bagian tubuh dalam tertentu yang tidak bisa diobati, atau Iuka dalam karena bekas operasi atau bekas jatuh, keseleo yang tidak kunjung sembuh sepanjang tahun, bisa saja disebabkan oleh jin yang diam di bagian tubuh tersebut dengan tujuan menyakiti.

Teknik Ruqyah Sakit Bekas Operasi Menahun

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan ayat ruqyah Al-Fatihah 7 kali, dan Ayat-Ayat Syifa (penyembuh) pada air dan minumkan secara istikamah.

Tentang ayat-ayat Syifa (penyembuh), Imam Abu Qasim Qusairi ra berkata, “seorang di antara anakku jatuh sakit sehingga dia hampir meninggal. Di waktu itu aku bermimpi bertemu Rasulullah SAW. Beliau bersabda, “Mengapa kamu tidak ambil faedah pada ayat-ayat syifa”? Mengapa tidak kamu mengamalkan ayat-ayat itu dan memohon kepada Allah SWT untuk disembuhkan?”

Setelah terjaga aku memikirkan peristiwa itu. Setelah diteliti dalam Al-Quran, maka aku temui ayat-ayat itu pada 6 tempat, sebagai berikut:

  1. Surah At-Taubah ayat 14
  2. Surah Yunus ayat 57
  3. Surah An-Nahl ayat 69
  4. Surah Al-Isra ayat 82
  5. Surah Asy-Syura ayat 80
  6. Surah Al-Hasyr ayat 21

Ruqyah Mandiri 11: Hipertensi

Menurunkan kadar tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh sihir atau jelas terdapat sihir dalam tubuhnya.

Teknik Ruqyah Terapi Hipertensi.

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Buat satu gelas jus buah belimbing.
  3. Jika tidak ada, ambil segelas air putih, sebaiknya air zamzam.
  4. Bacakan Al-Fatihah 7 kali, doakan agar menurunkan tensi darah dan minumkan.
  5. Lakukan selama 2 atau 3 hari, insya Allah turun. Disarankan untuk membaca ruqyah kamil, karena tensi emosi yang meningkat adalah gejala gangguan jin.

Ruqyah Mandiri 12: Terapi Impotensi

Impotensi adalah bagian dari sihir Rabt (Sihir Ikatan) pada Teknik Sihir (Ruqyah Mandiri 41—50).

Teknik Ruqyah Terapi Impotensi

  • Lakukan memulai atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  • Duduk khusyuk menghadap kiblat dan baca atau dengarkan ayat ruqyah seperti biasa.
  • Bacakan surah Al-An’am ayat 103 dan mohon kepada Allah agar ditunjukkan buhul sihirnya di daerah kemaluan. Jika berhasil melihat ikatan seperti kabel tembaga pada dinamo, maka dekatkan tangan ke bibir dan bacakan Al Fatihah + 3 Qul dan Ayat Kursi lalu tiupkan. Mohonkan kekuatan kepada Allah untuk melepas ikatan itu.
  • Jika tidak diberi petunjuk, lakukan tahap kedua, ambil 7 helai daun bidara, tumbuk dan campurkan ke air untuk mandi. Ruqyah airnya dengan surah Al-Fatihah + 3 Qul, Ayat Kursi, Al-A’raf ayat 117 – 122, Yunus ayat 81 – 82, dan Taha ayat 69, kemudian gunakan airnya untuk mandi.
  • Jika tidak berhasil lakukan Teknik ruqyah lain, semisal Ruqyah Mandiri 1, Mengamalkan Sunah Rasulullah saw, dan Ruqyah Mandiri 3, Ruqyah Rumah. Bersihkan semua hal-hal yang berbau kesyirikan di rumah.
  • Selengkapnya lihat Ruqyah Mandiri no. 42—51.

Ruqyah Mandiri 13: Anak Indigo

Indigo adalah anak berkebutuhan khusus, ia harus mendapat perhatian lebih dan didekatkan dengan Al-Quran dan syariat yang lurus.

Jin-jin yang mengganggunya harus dilenyapkan agar ia hidup dan leluasa menjalankan syariat sebagai anak normal lainnya. Karena semakin ia dewasa, jin-jinnya semakin banyak dan kuat.

Ruqyah-nya pun berbagai macam cara, bergantung kepada tingkatan usia.

Teknik Ruqyah Anak Indigo

  1. Untuk menghilangkan indigo, harus ada kemauan dari anak terlebih dahulu. Atau minimal dia bersedia didoakan atau dibacakan Al-Quran dan dipahamkan bahwa mampu melihat jelmaan jin adalah bukan kelebihan namun kekurangan.
  2. Yang melakukan ruqyah bisa praktisi ruqyah, juga bisa ibu atau ayah dari anak. Jika dengan praktisi lain, maka ayah dan ibu harus ikut mendengarkan.
  3. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Lalu bacakan ayat-ayat ruqyah kamil sambil mendekap dan meletakkan tangan di dadanya.
  4. Setelah selesai, tutup wajahnya dengan telapak tangan kanan dan bacakan surah Al-Anam ayat 103 di telinganya untuk menjangkau persembunyian jin dalam tubuh.
  5. Lalu bacakan surah Al-Mu’minun ayat 97 – 98 dan ayat 115.
  6. Bacakan surah An-Nisa dan tiup dada dan telinganya.
  7. Bacakan surah Yasin ayat 9, niatkan untuk menutup penglihatannya dari makhluk halus, dan tiup ke matanya.
  8. Ajak anak itu, juga ayah dan ibunya untuk memperbaiki shalat dan aqidahnya (jika sudah remaja menuju dewasa).

Ruqyah Mandiri 14: Anak hiperaktif

Anak Hiperaktif akibat bandel, meresahkan, membangkang, sulit diajak salat dan mengaji, atau bahkan tidak mau mendengarkan Al-Quran karena positif gangguan jin.

Gangguan jin ini bisa muncul dari Khodam (jin pendamping) yang dipelihara ayah atau ibunya, ataupun karena ayah atau ibu kena sihir saat masih janin di rahim, atau jin keturunan (jin saka), ataupun jin yang masuk (sihir) saat dalam keadaan bayi.

Teknik Ruqyah Anak Hiperaktif

Sama dengan Ruqyah Mandiri 12, Ruqyah Anak Indigo yaitu dengan membacakan ruqyah kamil dan meletakkan tangan di sekitar dada, wajah, dan meniup di telinganya.

Dari ‘Uman ibn Abi Al-‘AS AS-Saqafi berkata, “Aku telah datang kepada Rasulullah saw dan mengadukan sebuah penyakit yang hampir saja membinasakanku. Maka beliau berkata kepadaku, “Letakkanlah tanganmu di atas bagian tubuhmu yang sakit, lalu bacakanlah: Bismillahi 7x A’udzubillahi wa qudrotihi min syarri ma’ ajidu wa uhazir”. Usman ibn Abi Al-AS melanjutkan, “Maka aku amalkan petunjuk Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut sehingga Allah SWT menghilangkan penyakit itu dariku.” (HR. Muslim No. 2202)

Lakukan sentuhan selama 3 sampai 5 menit, perhatikan reaksi yang terjadi sambil membacakan ayat-ayat syifa atau ruqyah yang dihafal.

Praktisi boleh membaca langsung dari mushaf AI-Quran atau media Iain jika tidak hafal.

Ruqyah Mandiri 15: Terapi Kanker Payudara

Ambil singkong karet, bersihkan dan buka kulitnya, lalu parut lembut atau tumbuk. Jika tidak ada singkong karet bisa menggunakan minyak zaitun.

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan padanya surah Al-Araf ayat 117—122, surah Yunus ayat 81 – 82, surah Taha ayat 69, dan Ayat Kursi, lalu tiupkan. Tempelkan di benjolan.
  3. Lakukan selama 1 minggu atau hingga sembuh.
  4. Teknik lain adalah dengan Ruqyah Mandiri 6, Terapi Al-Fatihah.

Ruqyah Mandiri 16: Kanker Tulang

Kanker tulang, atau bahasa-bahasa kedokteran lain, bisa juga disebabkan sihir. Jin juga cerdas, untuk mengelabui manusia ia membuat penyakit atau kerusakan di tubuh yang seakan-akan bersifat medis.

Teknik Ruqyah Kanker Tulang

Gunakan teknik tepukan, pijatan secara perlahan kepada bagian yang sakit, sambil membaca 3 Qul (surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas) dan surah Al-Hasyr ayat 21.

Ruqyah Mandiri 17: Batuk Menahun

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Ambil segelas air dan campurkan setengah sendok teh garam, 3 buah perasan jeruk nipis, kecap, dan madu secukupnya.
  3. Bacakan Al-Fatihah 7 kali, Al-Araf ayat 117 – 122, Yunus ayat 81 – 82, dan Taha ayat 69, kemudian tiupkan. Doakan agar menjadi obat dan menghancurkan penyakit di tenggorokan dan dada, minumkan seperti biasa.

Ruqyah mandiri 18: Eksim Akut Akibat Sihir

Eksim merupakan penyakit alergi atau gatal yang sporadis dan akut, apabila dokter menyimpulkan penyakit ini bukan disebabkan oleh hal klinis.

Bukan hal yang tidak mungkin jika eksim ini adalah disebabkan racun sihir dari jin, karena faktanya banyak yang eksimnya sembuh pasca-ruqyah padahal pe- ruqyah tidak meniatkan untuk me-ruqyah eksimnya, apalagi kalau diniatkan.

Teknik Ruqyah Eksim Akut Akibat Sihir

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan Al-Fatihah + 3 Qul dan Ayat Kursi, juga ayat pembatal sihir Al-Araf ayat 117 – 122, Yunus ayat 81 – 82, dan Taha ayat 69 pada air yang telah dicampur garam secukupnya. Lalu rendam, siram, atau usapkan ke tempat yang Iuka atau gatal.
  3. Atau gunakan air laut dan lakukan hal yang sama.
  4. Atau Ambil daun “Kumis Kucing” 7 lembar, tumbuk dan bacakan ayat yang sama Ialu tempelkan ke Iuka yang gatal.

Ruqyah Mandiri 19: Terapi Kesemutan

Biasanya hal ini terjadi selepas di-ruqyah, berupa rasa panas atau dingin atau kebas atau kesemutan di daerah pergelangan kaki atau telapak tangan.

Teknik Ruqyah Terapi Kesemutan

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Dekatkan telapak tangan ke bibir dan bacakan surah Al-Mukminun ayat 115 lalu tiupkan ke tangan.
  3. Lakukan tarikan dari bahu ke ujung telapak tangan, jika yang kesemutan telapak tangan. Jika yang kesemutan atau sakit adalah telapak kaki, maka lakukan tarikan dari lutut atau paha ke ujung bawah kaki. Lakukan berulang hingga hilang.
  4. Jika kesemutan biasa di daerah tertentu, lakukan hal yang sama, lalu tepuk-tepuk atau usap-usap di daerah tersebut dengan niat menggempur jinnya.

Ruqyah Mandiri 20: Kedutan

Kedutan ini bukan hal sederhana dalam ruqyah, ia adalah pertanda keberadaan makhluk jin dalam tubuh seperti diriwayatkan dalam hadis.

Rasulullah saw., bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah…” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari No. 3281 dan Muslim No. 2175).

Kedutan bisa juga terjadi karena hal medis, namun jika terjadi saat dibacakan Al-Quran atau salat dan ibadah lain yang mendekatkan diri kepada Allah SWT maka dapat dipastikan itu adalah pekerjaan sihir.

Teknik Ruqyah Kedutan

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Jika kedutan hanya di tempat tertentu, maka bacakan Al-Fatihah + 3 Qul dan Ayat Kursi lalu tiupkan ke ujung jari, dan lingkari titik kedut sejauh 5 cm sambil membaca Yasin ayat 9 dengan ujung jari tersebut.
  3. Jika sakit, terus tekan 3 – 5 menit hingga hilang.
  4. Bisa juga bacakan surah Al-Hasyr ayat 21 sambil menepuk-nepuk titik kedutan tersebut.

Ruqyah Mandiri 21: Mencengkeram dan Membuang Penyakit

Teknik ini adalah bagian dari Ruqyah Aktif sebagai ikhtiar untuk mencabut, menarik, atau mengeluarkan jin dan pengaruh sihirnya dalam tubuh kita sendiri dengan menggunakan 5 jari yang telah dibacakan Ayat Ruqyah.

Teknik ini dilakukan jika jin itu telah diketahui lokasinya dalam tubuh (cara mengetahuinya adalah dengan merasakan pusat sakit yang konstan di suatu
tempat).

Biasanya ada di titik tertentu dalam tubuh yang sering kedutan, pegal, kaku, atau sakit tanpa sebab; semisal di paha kanan, kepala, leher, tenggorokan, atau titik lain.

Teknik Ruqyah Mencengkeram dan Membuang Penyakit.

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan surah Yasin ayat 9 dengan niat untuk menguncinya. Bacakan di telunjuk dan lingkari daerah sakit agar jin itu tidak berpindah-pindah ke tempat lain.
  3. Bacakan Surah Al-Anfal ayat 17 dan Al-Mukminun ayat 115 di ujung jari-jari dan tiupkan, supaya terkondisi kerucutkan lima jari tangan kanan dan dekatkan ke mulut.
  4. Cengkeram lokasi yang sakit dan cabut sambll baca “Bismillahi Allahu akbar!”, tarik atau ambil sakit itu seolah-olah menarik benda sihirnya.

Ruqyah Mandiri 22: MP3

Terapi Al-Quran melalui suara atau audio digital dari speaker laptop, CD, VCD, DVD, Tape, HP, [pod, MP3 Player, dan lain-lain sebagai media atau pengganti suara pe-ruqyah yang membacakan Al-Quran. (Aplikasi Ruqyah MP3 sudah tersedia dan bisa di download)

Teknik Ruqyah MP3

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan Ayat Kursi atau Tawuz pada alat Audio yang dipakai (HP, MP3 Player, dan lain-lain) agar terlindungi dari gangguan jin, karena seringkali mereka mengganggu alat elektronik atau apa saja yang melemahkan mereka.
  3. Dengarkan dengan khusyuk sampai selesai.
  4. Jika ada reaksi berupa getaran, panas, menggigil, kedutan hebat, maka letakan tangan dan niatkan untuk membakarnya dengan bacaan yang terdengar di telinga. Jika mual, maka muntahkanlah.
  5. Jika terasa dingin atau panas di telapak tangan atau kaki, maka artinya jin sudah mau keluar dari tubuh. Lakukan usapan di daerah sakit dan niatkan untuk membuangnya, lakukan dengan membaca takbir.

Ruqyah Mandiri 23: Detoks Putaran Tawaf

Teknik Ruqyah ini sangat efektif dan bisa diaplikasikan untuk penyakit sihir ringan dalam bentuk apa saja yang terasa secara jasmaniah.

Fungsi Ruqyah Detoks Putaran Tawaf ini untuk:

  • Mengeluarkan racun-racun sihir dalam tubuh secara instan tanpa media lain.
  • Menghancurkan ilmu hitam atau amalan-amalan yang dilakukan semasa jahiliyyah (tenaga dalam, ilmu hikmah, olah pernapasan, kebatinan, dan ilmu lain).
  • Untuk tes, jika dilakukan dengan penuh keyakinan. Teknik ini bisa dilakukan untuk mengetahui keberadaan jin dalam tubuh yang disebabkan ilmu yang tidak syar’i. Efeknya adalah mual, panas, dingin, bergetar, bahkan hingga muntah hebat
  • Solusi instan, kapan pun kita merasa tidak nyaman atau sakit di daerah perut, dada, dan tubuh bagian depan.

Teknik Ruqyah Detoks Putaran Tawaf

  1. Lakukan memulai ruqyah (hal. 120) atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Bisa juga dilakukan langsung selepas salat atau kapan saja kita merasa tidak nyaman.
  2. Bacakan Al-Fatihah + 3 Qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas), dan Ayat Kursi, lalu tiupkan ke telapak tangan kanan. Lalu letakkan tangan kanan di perut, putarkan ke arah kiri berulang-ulang selama 5 menit, kemudian tarik ke arah mulut. Jika terasa mual, maka muntahkan.

Ruqyah Mandiri 24: Sinergi Herbal

Teknik gabungan ini adalah untuk meningkatkan daya sembuh semua herbal yang telah diketahui manfaatnya untuk tubuh secara umum.

Juga menghancurkan sihir-sihir menahun yang merusak organ tubuh luar maupun dalam.

Teknik Ruqyah Sinergi Herbal

  1. Ambil beberapa lembar herbal yang dibutuhkan, cuci bersih dan tiriskan.
  2. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Jika tidak sempat cukup memulai dengan membaca ta’awuz.
  3. Ruqyah herbalnya dengan membacakan Al-Fatihah + 3 Qul dan Ayat Kursi dan meniupkannya pada herbal (baik cair ataupun padat). Jika untuk sihir, maka bacakan ayat tentang sihir; surah Al-Araf ayat 117 – 122, surah Yunus ayat 81 – 82, surah Taha ayat 69.

Catatan:

jika herbal tersebut sudah dalam bentuk cair, botolan, maka buka tutup botolnya dan tiupkan kepadanya.

Jika herbal tersebut dalam bentuk kapsul, maka bacakan pada kapsulnya atau wadahnya.

Untuk lebih meyakinkan, bacakan pada cairannya dan tiupkan kepadanya. Jika dalam bentuk padat, maka bacakan kepadanya.

Ruqyah Mandiri 25: Sinergi Bekam

Meningkatkan daya kesembuhan bekam dengan kombinasi doa dan ayat Ruqyah, juga untuk menarik paksa jin keluar bersama darah yang diambil.

Teknik Ruqyah Sinergi Bekam

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Sebelum memulai proses bekam lain.
  2. Bacakan Ayat Ruqyah ke Minyak dan Alat Bekam, dan tiupkan.
  3. Bacakan ayat Ruqyah sepanjang waktu saat melakukan proses bekam. Jika terjadi reaksi, hentikan bekam dan lakukan ruqyah standar pada pasien. Untuk menghindari hal ini, maka lakukan bekam kering terlebih di titik sakit.

Ruqyah Mandiri 26: Meracun Khodam

Menjadikan minuman atau makanan baik herbal atau obat yang kita konsumsi sebagai racun kepada jin dan membunuh semua jin dalam tubuh atas izin Allah SWT.

Teknik Ruqyah Meracun Khodam

  1. Ambil segelas air dan larutkan 1 sendok teh garam, lalu bacakan Al-Fatihah 7 kali dan surah Al- Anfal 1 kali atau lebih. Lalu doakan agar setiap partikel air tersebut menjadi bala tentara yang akan mengepung, melukai, melemahkan, membunuh, dan memusnahkan jin dan persembunyiannya dalam tubuh. Caranya bacakan ayat di atas dan doakan, lalu tiupkan ke segelas air tadi dan minumkan saat itu juga.
  2. Ruqyah Mandiri di atas lebih baik jika menggunakan Air zamzam, klorofil, atau habatussauda.

Ruqyah Mandiri 27: Terapi Air

Air Ruqyah merupakan air murni yang telah didoakan dengan memperdengarkan ayat-ayat suci Al-Quran padanya.

Ruqyah ini difungsikan sebagai ikhtiar dalam upaya menjemput kesembuhan berbagai penyakit sihir baik secara fisik maupun rohani.

Teknik Ruqyah Terapi Air

  1. Lakukan memulai ruqyah.
  2. Ambil segelas air atau secukupnya, duduk rileks, dekatkan bibir ke air, dan bacakan ayat Ruqyah kepadanya. Tiupkan setiap selesai.
  3. Doakan agar menjadi obat sesuai penyakit.

Ruqyah Mandiri 28: Mencari dan Menemukan Jin dalam Tubuh

  • Untuk mendeteksi keberadaan jin dalam tubuh; lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Kemudian bacakan ayat Al-Quran lebih dari 30 Ayat, jika sesak napas atau terjadi reaksi maka hal tersebut adalah indikator keberadaan jin dalam tubuh. Atau letakan tangan di tempat sakit.
  • Untuk membedakan penyakit sihir atau medis; lakukan memulai ruqyah, letakkan atau tempelkan telapak tangan di tempat sakit, lalu bacakan ayat kursi berulang-ulang. Jika terasa panas, hangat yang menyebar, bergetar, dingin menggigil, sakit, maka dipastikan itu adalah penyakit sihir atau gangguan jin.
  • Mendeteksi di mana tempat persembunyian jin dalam tubuh; lakukan memulai ruqyah, bacakan surah Al-An’am ayat 103 berulang-ulang hingga terasa sakit/pegal di bagian.
  • Salat mutlak 4 rakaat, baca Al-Mu’minun ayat 115, Yasin ayat 65, dan zikirkan. ‘Ya Hädi, Ya Wäjid (Maha Mencarikan), atau ‘ya Latif dan ya Nur’ terus-menerus hingga tempat jin tersebut terdeteksi.

Ruqyah Mandiri 29: Menyembelih Jin dalam Tubuh

Melemahkan atau bahkan membunuh jin pembangkang dalam tubuh.

Teknik ini sebaiknya dilakukan setelah teknik lain tidak mengubah keadaan, atau jin dalam tubuh sangat membangkang dan mulai mengganggu salat kita.

Teknik Ruqyah Menyembelih Jin dalam Tubuh.

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Lepaskan syahwat-syahwat dunia dari hati, termasuk kemarahan dan ambisi untuk sembuh. Lakukan teknik ini semata untuk mengakhiri kezaliman jin dalam tubuh karena menghalangi kedekatan dan perjalanan kita menuju Allah.
  2. Acungkan jari ketauhidan kita ke langit dan baca syahadat untuk meneguhkan kembali sumpah kita terhadap Allah dan Rasulnya, dan bacakan surah Al-Anfal ayat 17.
  3. Berdoalah, mohon kepada Allah semisal dengan doa; “Ya Rabb, wahai engkau yang Mahaperkasa. Jadikanjari ini pisau beracun yang sangat panas dan tajam yang akan membunuh jin zalim dalam tubuhku ini ya Rabb!” Lalu sembelihkan ke leher, tunggu hingga terasa sakit seperti ada benda tajam. Lalu sembelihkan! Lilitkan dari leher sebelah kiri ke arah kanan hingga ke belakang kita.

Ruqyah Mandiri 30: Memotong Jin dalam Tubuh

Untuk menyiksa jin agar menghentikan kezalimannya.

Teknik Ruqyah Memotong Jin dalam Tubuh.

Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi. Bacakan surah Al-Anfal ayat 17 di tangan (jika tidak hafal, bisa dibacakan Ayat Kursi), mohon kepada Allah agar dijadikan pedang, potongkan ke
bagian tubuh tertentu dengan tujuan menyiksa.

Jika dia bertobat dan mau bersyahadat, maka bacakan surah Al-Fatihah di tangan dan usapkan, lalu niatkan atau mohon kepada Allah untuk menyambungkan kembali bagian tubuh jin yang diputus tersebut.

Catatan:

Jin ketika menjelma atau masuk ke dalam tubuh manusia, maka baginya berlaku hukum manusia.

Dia memiliki tangan seperti manusia, memiliki leher seperti manusia, dan jika dipotong maka putuslah bagian tersebut.

Ruqyah Mandiri 31: Membakar Jin dalam Tubuh

Melemahkan, menyiksa, hingga membakar dan menghanguskan jin dalam bagian tubuh tertentu di mana ia menyakiti pemilik tubuh.

Teknik Ruqyah Membakar Jin dalam Tubuh.

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan Al-Fatihah, 3 Qul, dan Ayat Kursi dan tiupkan setiap kali selesai membacanya ke telapak tangan masing-masing 3 hingga 7 kali.
  3. Usapkan ke tempat yang sakit sambil membaca ayat kursi, dan tiupkan dengan keras dengan niat khusus untuk membakarnya di setiap hembusan. Tiupkan di setiap waqaf Ayat Kursi, lakukan 3 sampai 7 kali hingga sakit hilang.
  4. Jika tidak diketahui lokasi sakit, maka usapkan ke seluruh tubuh sebanyak 3 kali.

Ruqyah Mandiri 32: Membelah Jin dalam Tubuh

Membangun niat untuk menyerang balik, melemahkan, dan memecah belah kekuatan setan dalam tubuh dengan energi syukur.

Teknik Ruqyah Membelah Jin dalam Tubuh

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Lafalkan Hamdalah “Alhamdulillahi rabbil’alamin” (Segala
    puji bagi Allah rabb semesta Alam) dengan menghayati maknanya dan penuh kekhusyukan. Lakukan berulang-ulang dengan niat membelah tubuh jin. Rasakan sensasinya hingga doa itu benar-benar terjadi.
  3. Insya Allah setiap Hamdalah atau ungkapan syukur kita akan membelah satu demi satu jin dalam tubuh kita.

Ruqyah Mandiri 33: Scanning atau Mencari Buhul Sihir

Buhul adalah ikatan, ikatan dimaksud adalah tali di mana makhluk jin yang disuruh tukang sihir itu bekerja dan terikat di sana.

Untuk menghancurkan penyakitnya kita harus melepaskan ikatannya, kadang jin dalam tubuh tidak mau menyakiti namun dipaksa setan atau tukang sihir karena suatu sebab.

Teknik scanning atau penelusuran ini sebenarnya digunakan untuk meyakinkan bahwa penyakit dalam tubuh itu disebabkan oleh sihir atau gangguan yang bersifat medis.

Jadi sebaiknya teknik scanning atau pendeteksian letak buhul sihir ini dilakukan jika setelah dibacakan ayat-ayat ruqyah dan tidak ada reaksi dalam tubuh, padahal kita meyakini keberadaannya.

Scanning juga bisa dilakukan untuk mengetahui titik sakit atau titik-titik tertentu tempat jin tersebut bersembunyi.

Scanning bisa dilakukan dengan telapak tangan kanan atau kiri, dengan sentuhan telapaknya, pijatan jari, ketukan atau tekanan jari, juga bisa dilakukan dengan menepuk bagian tertentu sambil membaca ayat-ayat ruqyah tadi.

Scanning juga dimaksudkan untuk dapat berbicara dengan jin dan mengetahui sebab dia masuk, mendakwahinya, atau menyuruhnya keluar dengan terlebih dahulu menyumpahnya dengan nama Allah, atau bagian dari ikhtiar untuk melepas ikatan sihirnya.

Teknik Ruqyah Scanning atau Mencari Buhul Sihir

  1. Metode Istintaq (mengajak bicara). Paksa jin bicara agar menunjukkan lokasi benda sihir (ada baiknya me-ruqyah di rumah pasien)
  2. Metode Istilham (melalui mimpi). Baca ayat kursi, 3 Qul di telapak tangan, lalu usap seluruh tubuh 3x, membaca salawat Nabi 3x, lalu membaca surah Al-Baqarah ayat 148.
  3. Firasat dan Vision (penglihatan) pasien dan pe-ruqyah melihat dan menggali dalam firasat pasien atau pe-ruqyah pada saat sakit dan pada saat diruqyah, ataupun melakukan teknik scanning aktif.
  4. Membaca surah Al-An’am ayat 103.
  5. Bisa ditambah surah Al-Hasyr ayat 22, dan Al-An’am ayat 3.

Mendeteksi lokasi benda sihir

Bacakan surah Al-Anam ayat 103 berulang-ulang (3 hingga 7 kali) Ialu berdoa kepada Allah agar ditunjukkan buhul-buhul atau ikatan sihir yang dibuat dukun sebagai tali pengendali atau pengunci.

Mendeteksi buhul sihir

Bacakan surah Al-Anam ayat 103 berulang-ulang (3 hingga 7 kali) lalu berdoa kepada Allah SWT agar ditunjukkan di mana lokasi benda sihir yang menjadi sumber penyakit yang dibuat dukun.

Bacalah Al-Mu’minun ayat 115, Yasin 65, dan zikirkan ‘Ya Hadi Ya Wajid’ (Maha Mencarikan), atau ‘ya Latifya Nur’ terus-menerus hingga buhul sihirnya terlihat.

Ruqyah Mandiri 34: Memutus Buhul Sihir

Memutuskan buhul (ikatan) jin dalam bagian tubuh tertentu di mana ia terikat, atau bagian tubuh yang terasa sakit atau pegal menahun.

Teknik Ruqyah Memutus Buhul Sihir

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan Al-Fatihah, 3 Qul, dan Ayat Kursi, dan tiupkan setiap kali selesai membacanya ke telapak tangan masing-masing 3 hingga 7 kali.
  3. Ulang surah Al-Falaq sebanyak 3 atau 7 kali dan tiupkan ke telapak tangan setiap selesai membacanya.
  4. Usapkan ke tempat sakit dengan niat memutuskan ikatan-ikatannya.

Ruqyah Mandiri 35: Menghancurkan Benda Sihir

Buhul sihir yang dimaksud adalah buhul atau ikatan atau benda sihir yang telah diketahui, atau terasa di tubuh ataupun terlihat oleh mata kita sendiri, atau diberitahukan orang lain yang ditunjuki Allah untuk melihatnya.

Misalnya terasa adanya rasa sakit dalam perut, dada, kepala, atau bagian organ Iain yang terasa seperti benda.

Teknik Ruqyah Menghancurkan Benda Sihir

  • Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  • Letakkan tangan di kulit yang terasa sakit di dalamnya, bacakan Al-Hasyr ayat 21 berulang-ulang hingga benda sihir hilang.

Ruqyah Mandiri 36: Mengalahkan Jin dalam Mimpi

Ikhtiar (usaha) untuk membela atau mempertahankan diri, mengalahkan jin yang sering datang mengganggu kita dalam mimpi.

Teknik Ruqyah Mengalahkan Jin dalam Mimpi.

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan surah Al-Baqarah ayat 148 berulang hingga tertidur, lalu mohonkan kekuatan kepada Allah untuk melawan jin yang biasa menyerang kita.
  3. Jika bertemu dengan makhluk jin dalam tubuh (apa pun bentuknya) jangan lari, namun KEJAR dia hingga tertangkap, lalu bakar dengan membaca ayat kursi. Jika tidak hafal, maka serukan takbir.

Catatan: Jika dalam mimpi ada makhluk jin kemudian lari, atau terdiam dan tidak bisa lari bahkan tidak berteriak; maka seperti itulah cerminan kita di alam nyata.

Ruqyah Mandiri 37: Mengembalikan Sihir

Hal ini diperbolehkan dalam syariat seperti asbabun nuzul turunnya ayat An-Nahl ayat 26 di Jabal Uhud. Saat itu Rasulullah SAW marah atas meninggalnya Hamzah yang dimutilasi seorang budak Habsy atas suruhan Hindun.

Kemudian Rasulullah SAW berikrar akan memutilasi 70 orang Mekah dan turunlah ayat tersebut. Dalam Islam, qisas diperbolehkan.

Menyerang dukun atau sumber kedengkian lebih efektif daripada menyerang jinnya sendiri, karena kadang jin hanya disuruh setan atas suruhan dukun. Maka yang harus diserang adalah sumber penyakit atau penjahatnya.

Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.” (QS. An-Nahl ayat 126).

Namun hati-hati apabila kita tidak yakin atau keimanan kita lemah, bersabar adalah lebih baik, sembari membentengi diri kita dengan Ruqyah Mandiri 1, Mengamalkan Sunah Rasulullah saw dan Ruqyah Mandiri 2, Membuat
Perisai Iman.

Teknik Ruqyah Mengalahkan Jin dalam Mimpi

  1. Ajak semua keluarga atau orang terdekat untuk bergabung, bersama-sama melakukan serangan balik.
  2. Lakukan memulai ruqyah masing-masing. Memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  3. Lakukan salat wajib yang terdekat secara berjemaah dengan waktu yang diinginkan untuk berdoa bersama.
  4. Lakukan salat Mutlak 4 Rakaat, dan di sujud terakhir berdoalah kepada Allah dan mohonkan agar sihir-sihir dan semua penyakitnya kembali kepada penyihir atau pelaku dengki.
  5. Awali dengan doa: “Ya hayyu ya Qoyyum birohmatika astagis”. Baca doa ini dalam sujud.
  6. Sesudah salam, bacakan surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, AI- Falaq, An-Nas dan Ayat Kursi bersama-sama 3 atau 7 kali bersama-sama.
  7. Lalu bacakan surah An-Nahl ayat 126 satu kali. Kemudian bacakan surah Al-Fiil sebanyak 3, 7, atau 11, atau berapa saja secara bersama-sama dan bangun niat untuk menghancurkan mereka.
  8. Berdoalah dengan yakin bahwa Allah akan mengabulkan doa orang teraniaya.

Ruqyah Mandiri 38: Tanpa Kesurupan

Ruqyah tanpa kesurupan adalah upaya menjaga keseimbangan jasmani dan rohani agar tidak terjadi kesurupan atau kerasukan atau menahan agar tidak masuk dalam kondisi trance atau kondisi dikendalikan setan dengan menjaga kesadaran penuh.

Teknik ini sangat efektif untuk semua jenis ruqyah mandiri dengan mendengarkan ayat ruqyah dari MP3 atau dibacakan sendiri.

Teknik Ruqyah Tanpa Kesurupan

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Mohon kepada Allah agar dijaga dari kemasukan setan.
  3. Bacakan ayat-ayat ruqyah (ataupun salah satu surah dalam Al-Quran semisal, Ar-Rahman, Al-Jin, Al-Mulk, atau AI-Baqarah dan sebagainya dengan meniatkan untuk meng- hancurkan atau membakar sihir dan jin dalam tubuh.
  4. Saat terjadi getaran, maka kita harus proaktif menjaga ke- sadaran dengan cara menyentuh, mengusap, atau menepuk-nepuk titik atau organ tubuh yang sakit.
  5. Terus bacakan atau dengarkan Ayat Ruqyah hingga sakit hilang atau muntah hebat atau kondisi Iain.

Ruqyah Mandiri 39: Melembutkan Jin

Lakukan memulai ruqyah. Duduk bersila dan letakan tangan didada sambil membaca ayat ruqyah sugra dengan tujuan penyembuhan penyakit, dan penyembuhan jin yang mungkin tersakiti dengan tujuan agar mereka melihat keajaiban penyembuhan Al-Quran.

Direkomendasikan membaca surah Yunus ayat 57 dan tiupkan ke tangan lalu usapkan ke dada atau Iokasi sakit dalam tubuh.

Untuk meredam kemarahan jin, kita juga bisa memegang ubun-ubun dan titik kesadaran lain sambil membaca ayat-ayat lembut yang berkisah tentang surga, kenikmatan, dan ampunan keluasan Allah.

Ruqyah Mandiri 40: Hewan dan Tumbuhan

Tumbuhan

Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.

Kemudian buat Air Ruqyah seperti teknik Ruqyah Mandiri 24, Sinergi Herbal + Ruqyah atau ruqyah semua cairan atau pestisida yang digunakan untuk menyiram atau menyemprot tumbuhan yang dianggap terkena sihir.

Hewan

Gunakan Teknik usapan 3 Qul, yakni membacakan Al-Quran surah Al-Fatihah dan surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sambil mengusap-usapnya dengan penuh kasih sayang.

Jika tidak ada sihir dalam tumbuhan dan hewan tersebut, maka insya Allah doa itu baik untuk apa saja.

Ruqyah Sihir Menahun

Sihir sedikit berbeda dengan gangguan jin, ia memiliki karakteristik yang mudah ditebak.

Jika gangguan jin disebabkan oleh jin yang diundang atau karena kezaliman mereka sendiri, maka sihir ini adalah berupa ilmu setan yang merupakan kerja sama dukun dan iblis.

Sihir dikerjakan bala tentaranya dari kalangan setan, baik dengan mantra-mantra sihir ataupun memasukkan racun sihir ke dalam tubuh, atau jin itu sendiri yang masuk ke dalam otak manusia dan mengacaukan keseimbangan berpikirnya.

Penanggulangan sihir lebih intensif dan perlu kerja sama antara pasien dan keluarganya.

Pengetahuan ini harus dimiliki oleh keluarga yang terkena sihir agar segera bisa menolongnya.

Ruqyah Mandiri 41: Sihir Sakit

Sihir Marid (Sakit) ini bekerja menyakiti secara terus-menerus di salah satu anggota badan, menyumbat saraf, lumpuh di salah satu organ tubuh, dan tidak berfungsinya salah satu pancaindra secara terus-menerus atau menahun.

Biasanya jin yang dikirim masuk ke otak, tinggal menetap di salah satu pusat kendali otak dan mengontrolnya.

Semisal di pendengaran, penglihatan, atau saraf-saraf sentral seperti kaki atau tangan yang menyebabkan buta, lumpuh, tuli, atau bisu, baik permanen atau terus-menerus atau sewaktu-waktu.

Kondisi lain, jin mencegah setiap rangsang yang masuk pada otak dan mengakibatkan hilangnya imunitas atau tidak ada tindakan apa pun dari otak yang disebut sakit/lumpuh pada bagian tubuh tertentu.

Ini semua tentu atas izin Allah SWT sesuai dengan firman Surah Al-Baqarah ayat 102.

Teknik Ruqyah Sihir Sakit

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan Ruqyah Sugra.
  3. Baca atau dengarkan MP3 surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, Ad-Dukhan, Al-Jin, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Dengarkan setiap selesai salat.
  4. Bacakan Ayat dan Doa Ruqyah berikut pada minyak Habbatussauda sebanyak 7 kali dan oleskan ke dahi dan bagian sakit. Al-Fatihah, 3 Qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nås), Al-Isra ayat 82.
  5. Baca doa Rasulullah SAW berikut, Allahumma rabbannasi azhibil basa Isyfihi wa antasysyafi, wa la syifaa illa syifauka, syifaan la yugadiru saqaman.

Ruqyah Mandiri 42: Sihir Pemisah

Sihir Tafriq (Pemisah). Misi utama sihir ini adalah untuk menceraiberaikan, menggagalkan, atau menghancurkan harmonisasi hubungan sosial manusia.

Bisa antara ayah dan ibu-bapaknya, akad bisnis/jual-beli atau perniagaan, hingga menceraikan pasangan suami istri.

Ciri-ciri korban sihir ini.

  1. Perubahan sikap yang drastis, dari suka jadi benci, membenci dan mencurigai semua orang yang menolongnya, atau pembatalan sepihak dalam akad jual beli.
  2. Terjadi perselisihan, pertikaian, pertengkaran dalam rumah tangga disebabkan hal kecil, suami-istri tidak betah di rumah, suasana rumah menjadi panas.

Teknik Ruqyah Sihir Pemisah

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Gunakan Teknik Ruqyah Mandiri 22, Ruqyah MP3, atau dengarkan ruqyah kamil. Kendalikan agar tidak kesurupan (Iihat teknik ruqyah tanpa kesurupan). Lakukan tiap hari hingga 30 hari. Sebaiknya minta suami untuk meruqyah-nya dengan meletakkan tangan di kepala seraya membacakan ruqyah kamil dan ulang-ulang bagian Al-Baqarah ayat 102. Jika jinnya bicara, suruh dia keluar dan tanganilah seperti biasa.
  3. Jika saat dibacakan terjadi reaksi keras, maka ulangi hingga 3 kali putaran. Dengarkan surah As-Safåt dan Ayat Kursi setiap selesai salat dan lakukan Ruqyah Mandiri 1, Mengamalkan Sunah Rasulullah SAW selama 30 hari. Sakit biasanya akan bertambah 10 hingga 15 hari ke depan, dalam kondisi ini jangan heran karena ia adalah bagian dari proses penyembuhan. Insya Allah di minggu ke-3 rasa sakit akan berkurang dan perlahan sirna. Allahu Akbar!
  4. Jika belum sembuh setelah satu bulan, baca surah As-Safat, Yasin, Ad-Dukhan, dan Al-Jin setiap hari hingga sembuh. Jika tidak kuat membaca atau membacakannya, gunakan dan dengarkan MP3 surah tersebut, download link Audionya.
  5. Berkumpullah dengan orang saleh dan hindari maksiat.

Ruqyah Mandiri 43: Sihir Cinta

Sihir Mahabbah (Cinta) adalah semua sihir yang berkaitan dengan masalah cinta, di Jawa dikenal dengan pengasihan atau pelet, di Sulawesi dikenal sebagai sihir guna-guna.

Sihir ini bekerja untuk memunculkan rasa cinta yang berlebihan terhadap korban
sihirnya.

Semisal seorang istri yang ketakutan suaminya beristri lagi, atau agar suami atau istri semakin cinta terhadap pasangannya, atau seorang laki-laki menyihir seorang wanita agar mencintai atau semakin mencintainya dan sebaliknya, sehingga ia pergi ke dukun untuk menyihirnya atau melakukan sihir sendiri dengan ritual tertentu.

Kadang-kadang pelaku sihir tidak tahu bahaya apa yang akan terjadi pada pasangannya.

Ciri-ciri korban sihir cinta:

  1. Rasa cinta atau ketertarikan atau kerinduan seksual yang menggebu-gebu dan tidak bisa ditahan ingin segera meIihat, bertemu, dan berhubungan seksual dengan si penyihir.
  2. Rasa sakit berkepanjangan; seperti pusing, sakit di pundak, Iambung, hingga alergi yang luar biasa akut.
  3. Rasa benci kepada semua orang (lawan jenis) kecuali orang yang menyihirnya.

Teknik Ruqyah Sihir Cinta

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacalah atau dengarkan MP3 Ruqyah Kamil download aplikasinya.
  3. Jika dibaca sendiri maka tambahkan dengan surah At-Tagabun ayat 14, 15, dan 16.
  4. Biasanya penderita sihir cinta ini tidak kesurupan, hanya ngilu di ujung jemari, pusing di kepala, sesak, dan sakit di Iambung.
  5. Jika sakit di Iambung, buat air Ruqyah dengan membacakan Ayat Pembatal Sihir (Al-Araf ayat 117—122, Yunus ayat 81—82 dan Taha ayat 69) dan minumkan selama 3 minggu hingga sirna. Insya Allah.

Ruqyah Mandiri 44: Sihir Gila

Sihir Khumul (Gila) ini bekerja mengacaukan pikiran otak manusia, dalam kondisi akut bisa menimbulkan gila karena jin bersarang di otaknya.

Ciri-ciri korban sihir gila:

  1. Minder total, senang menyendiri dan mengisolasi diri, benci keramaian, banyak diam, linglung, galau, gundah, dan cemas berlebihan.
  2. Sakit di bagian kepala yang terus-menerus, biasanya selepas Asar.
  3. Suka bicara sendiri, bengong, dan pelupa.
  4. Tidak betah di suatu tempat, sering pergi-pergi.

Teknik Ruqyah Sihir Gila

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan atau dengarkan MP3 ruqyah kamil download aplikasinya. Ulangi hingga 3 kali, jika kesurupan hadapi seperti biasa.
  3. Jika tidak terjadi reaksi sama sekali, maka bacakan atau dengarkan MP3 Al-Quran surah-surah berikut secara rutin selama satu bulan: Al-Baqarah, Hud, Al-Hijr, As-Safat, Qaf, Ar-Rahman, Al-Mulk, Al-Jin, Al-Ala, Az-Zalzalah, Al- Humazah, Al-Kafirun, Al-Falaq dan An-Nas.
  4. Selain ayat di atas juga bisa dibacakan atau perdengarkan MP3 Al-Quran surah-surah berikut secara rutin selama satu bulan: Al-Fatihah, Al-Baqarah, Ali Imran, Yasin, As-Safåt, Ad-Dukhan, Ai-Zariyat, Al-Hasyr, Al-Ma’arij, Al-Gasiyah, Az-Zalzalah, Al-Qariah, Al-Falaq dan An-Nas.
  5. Jangan meminum obat penenang.
  6. Jika pasien merasakan sakit di Iambung, artinya sihir itu termakan. Maka bacakan Ruqyah Kamil di air dan tiupkan lalu minumkan tiap hari.
  7. Lakukan Ruqyah Mandiri 1, Mengamalkan Sunah Rasulullah SAW sebisa mungkin.
  8. Jika memungkinkan, gabungkan dengan terapi bekam di titik kepala dan titik kahil yaitu di tengkuk atau di ujung atas ruas tulang belakang di antara dua bahu.

Ruqyah Mandiri 45: Sihir Bisikan

Sihir Hawatif (bisikan) ini merupakan salah satu penyebab penyakit kegilaan.

Jin-jin yang dikirim mengganggu pendengaran korban dengan membisikinya sesuatu yang menakutkan atau suara-suara orang yang dikenalnya yang sebenarnya tidak ada.

Ciri-ciri korban sihir bisikan:

  1. Sering mimpi menyeramkan, mimpi seseorang memanggil-manggil namanya dan mimpi jatuh dari tempat tinggi.
  2. Mendengar suara-suara yang tidak terlihat bendanya dan seakan berbicara dengannya dalam kondisi sadar atau setengah sadar.
  3. Waswas berlebihan terutama dalam berwudhu, ragu dan curiga berlebihan terhadap orang-orang yang sebelumnya teramat dicintainya.
  4. Mendengung di telinga.

Teknik Ruqyah Sihir Bisikan

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan atau dengarkan MP3 ruqyah kamil. Ulangi hingga 3 kali, jika kesurupan hadapi seperti biasa.
  3. Lakukan kebiasaan sunah minimal wudu dan baca Ayat Kursi sebelum tidur.
  4. Bacakan Al-Muawwizatain (surah Al-Falaq dan An-Nas), tiupkan ke telapak tangan, dan usapkan ke seluruh tubuh menjelang tidur.
  5. Baca Hasbunallah 7 kali pagi dan sore hari.
  6. Baca surah Al-Baqarah sebelum tidur.
  7. Baca doa sebelum tidur yang diriwayatkan Imam Abu Daud ra, “Bismika rabbi wada’tu janbi wa bika arfa’uhu in amsakta nafsi farhamha wa in arsaltaha fahfazha bima tahfazu bihi ibadakas salihin.”
  8. Baca atau dengarkan surah Fusilat, Al-Fath, dan Al-Jin setiap selesai shalat.

Ruqyah Mandiri 46: Sihir Pengundang dan Pengendali

Sihir Jalb wat-Tahyij (pengundang dan pengendali) ini adalah sihir jahat yang menyerang gadis-gadis muslimah.

Sihir ini mampu mengundang dan mengendalikan atau menarik wanita untuk berjalan ke rumah dukun atau penyihirnya.

Ciri-ciri korban sihir ini:

  • Rasa panas di bagian vagina dan dada.
  • Selalu terbayang wajah seseorang, memanggil-manggil namanya dengan penuh kerinduan, dan adanya kekuatan yang mengendalikan/mengubah keinginannya untuk berjalan menuju rumahnya.
  • Perubahan emosi yang drastis, membantah pada ayah atau ibu, bahkan pada suami jika wanita tersebut sudah menikah.

Teknik Ruqyah Sihir Pengundang dan Pengendali

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan atau dengarkan MP3 Ruqyah Kamil
  3. Jika dibaca sendiri, maka tambahkan dengan Surah At-Tagabun ayat 14, 15, dan 16.
  4. Jika sakit di Iambung, buat air ruqyah dengan membacakan Ayat Pembatal Sihir (Al-Araf ayat 117 – 122, Yunus ayat 81 – 82, dan Taha ayat 69) dan minumkan selama 3 minggu hinga sirna. Insya Allah.

Ruqyah Mandiri 47: Sihir Penghalang Jodoh

Sihir ta’til az-zawwaj (penghalang jodoh) ini bekerja menghalangi jodoh baik dengan masuk ke dalam tubuh muslimah ataupun mengintai dan mengubah pandangan setiap lelaki yang mendatangi untuk melamarnya.

Sihir ini merupakan penyebab banyaknya para wanita muslimah yang menikah di usia tua di atas 30 sampai 35 atau lebih hingga 55 tahun.

Sihir ini juga menjadi bagian terbesar dalam terjadinya perceraian. Karena jika wanita tersebut berhasil menikah, rumah tangganya dibuat tidak tenteram.

Ciri-ciri korban sihir ini:

  • Pusing atau migrain sepanjang waktu dan tidak dapat sembuh dengan Obat.
  • Melihat lawan jenis yang datang seperti buruk rupa dan perangaiya.
  • Sesak napas, atau rasa sesak di dada dari Asar hingga malam.
  • Gelisah saat tidur, insomnia, perih di rahim atau Iambung dan punggung bawah.
  • Banyak berpikiran negatif.

Teknik Ruqyah Sihir Penghalang Jodoh

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan atau dengarkan MP3 ruqyah kamil. Ulangi hingga 3 kali, jika kesurupan hadapi seperti biasa.
  3. Lakukan kebiasaan sunah, minimal wudu dan baca Ayat Kursi sebelum tidur.
  4. Bacakan Al-Muawwizatain (Surah Al-Falaq dan An-Nas), tiupkan ke telapak dan tangan dan usapkan ke seluruh tubuh menjelang tidur.
  5. Dengarkan ayat Kursi MP3 selama 1 jam setiap hari.
  6. Minum dan Mandi Air Ruqyah, lihat caranya dalam Ruqyah Mandiri 3, Ruqyah Rumah.
  7. Lakukan selama sebulan.

Ruqyah Mandiri 48: Sihir Pendarahan

Sihir Nazif (Pendarahan) ini terjadi pada wanita.

Cirinya ia sering mengalami pendarahan setelah darah haid yang rutin terhenti,
kadang sampai satu bulan.

Cara kerja jin ini sangat jahat, ia masuk ke dalam tubuh dan berjalan melalui darah seperti yang disabdakan Rasulullah SAW.

Setelah jin mencapai rahim maka ia meloncat sehingga pembuluh darah pecah dan menimbulkan pendarahan.

Banyak kasus pendarahan dan keguguran berulang, atau sakit saat haid yang berlebih yang sembuh dengan Ruqyah Syar’iyyah, atau setan yang mengganggunya keluar saat di-ruqyah.

Kondisi paling parah, pernah ada korban sampai 20 kali pembalut, dan alhamdulillah sembuh dan berhenti total setelah di-ruqyah.

Hal ini tidak heran karena Rasulullah SAW pernah bersabda ketika ditanya Hamnah binti Jahsy tentang Istihadah (pendarahan); “Sesungguhnya istihadah itu adalah guncangan di antara guncangan-guncangan setan.” (HR. At-Tirmid2i) dalam redaksi Imam Ahmad dan An-Nasa’i, Rasulullah bersabda, “Itu hanya
(pendarahan) otot di (dalam) rahim), bukan Haid.”

Teknik Ruqyah Sihir Pendarahan

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Baca atau atau dengarkan MP3 Ruqyah Sugra dengan melakukan tepukan di daerah pinggang belakang dan mohon kepada Allah untuk menghancurkan jin-jin di sekitar rahim.
  3. Ambil minyak habatussauda, madu, dan minyakdaun bidara, bacakan Al-Fatihah, 3 Qul, Ayat Kursi, dan Ayat pembatal sihir, dan tiupkan lalu minum.
  4. Bisa juga dengan mandi air Ruqyah Daun Bidara lihat caranya dalam Ruqyah Mandiri 3, Ruqyah Rumah.

Ruqyah Mandiri 49: Sihir Ikatan

Sihir Rabt (Ikatan) ini adalah sihir yang bekerja pada organ vital atau seksual laki-laki atau perempuan sebagai upaya merusak hubungan suami istri, hingga terjadi perceraian.

Syekh wahid Abdussalam Bali menuliskan ada 5 jenis sihir ikatan

  • Sihir Ikatan Halangan. Sihir ini biasanya terjadi pada wanita. Sang istri tidak bisa digauli suaminya dengan berbagai alasan yang tidak dikehendaki sang istri, dalam kondisi parah kedua paha istri terkunci saat mau melakukan hubungan suami istri.
  • Sihir Ikatan Hilang Rasa. Sihir ini juga bisa bekerja pada sistem penerima rangsang di otak wanita, hingga korbannya tidak menikmati hubungan suami istri atau merasa hambar selama bertahun-tahun berhubungan suami istri.
  • Sihir Ikatan Pendarahan. Sihir ini terjadi pada wanita (istri), jin bekerja di rahim wanita (menarik otot di rahim) atau meloncat secara tiba-tiba keluar dari aliran darah yang diikutinya hingga menimbulkan pendarahan hebat di waktu-waktu jimak, sehingga istri menganggap itu adalah haid.
  • Sihir Ikatan Sumbat. Sihir ini terjadi pada wanita, saat mau melakukan hubungan seksual tiba-tiba ada daging yang menghalangi sehingga tidak terjadi proses “hubungan”.
  • Sihir Ikatan Pendalaman. Sihir ini terjadi pada wanita juga, sihir ini biasanya terjadi pada pengantin baru, ketika sang laki-laki merasakan bahwa istrinya tidak “perawan” lagi. Sihir ini juga bisa bekerja dengan membuat wanita tiba-tiba haid Saat mau berhubungan suami istri atau saat mau di-ruqyah.

Teknik Ruqyah Sihir Ikatan

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Bacakan atau dengarkan MP3 ruqyah suqra ,jika dibacakan oleh suami atau praktisi ruqyah bacakan di dekat telinganya sambil meletakkan telapak tangan di pusat sihir (sakit).
  3. Bacakan surah Al-Furqan ayat 23 sebanyak 100 kali atau lebih hingga ia terjatuh pingsan.
  4. Buat air ruqyah lihat caranya dalam Ruqyah Mandiri 3, Ruqyah Rumah. Bacakan ayat pembatal sihir (Al-Araf 117 – 122, Yunus 81 – 82, dan Taha 69) sebanyak 7 kali dan minumkan rutin selama 7 hari.
  5. Ambil 7 lembar daun bidara segar, dan lembutkan (tumbuk) dan larutkan dengan air dalam baskom.
  6. Dekatkan bibir ke air lalu bacakan Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas sebanyak 7 kali dan minum serta mandikan selama 7 hari. Al-Hafii ibn Hajar Al-Asqolani berkata, bahwa Abdurrazak meriwayatkan dari Asy-Sya’bi, ia berkata, “Tidak mengapa dengan pengobatan yang dilakukan orang-orang Arab (nasyrah arabiyah) yaitu seorang keluar di tempat semak belukar kemudian mengambil beberapa daun dari sebelah kanan dan kirinya lalu ditumbuk dan dibacakan dan kemudian dipakai untuk mandi.” Syekh wahid Abdussalam Bali berkata, “Membaca kepadanya mu’awizat (Al-Falaq dan An-Näs) dan Ayat Kursi.”
  7. Bacakan Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebanyak 70 kali atau lebih selama 3 atau 7 hari.
  8. Ambil wadah keramik bersih dan tuliskan padanya surah Yunus 81 – 82 dan basuh dengan minyak habbatussauda, dan oleskan ke dahi dan dada secara rutin selama tiga hari. Syekh ibn Taimiyah telah membolehkan dalam fatwanya23: menuliskan Al-Quran atau zikir-zikir kemudian melarutkannya dan meminumkannya kepada orang sakit.

Ruqyah Mandiri 50: Sihir Mandul

Sihir Adamul Injab (Mandul) ini telah terjadi sejak masa Rasulullah SAW masih hidup dan mulai berhijrah ke Madinah.

Seperti dikisahkan Ibn Kasir ra, saat itu umat muslim bergembira atas kelahiran Ibn Az-Zubair dengan selamat setelah sebelumnya kaum Yahudi mengancam akan menyihir kaum muhajirin agar mereka tidak memiliki keturunan, namun Allah membela hamba-hamba-Nya.

Jin suruhan tukang sihir biasanya bekerja memakan atau merusak hormon pada laki-laki atau merusak janin di rahim wanita.

Ciri-Ciri:

  • Keguguran berulang-ulang tanpa disebabkan penyakit medis.
  • Sakit berkepanjangan di sekitar rahinm
  • Tidak dapat keturunan setelah nikah bertahun-tahun, padahal dokter menyatakan bahwa suami-istri subur.
  • Terdapat tanda-tanda gangguan Sihir dan jin pada istri.

Teknik Ruqyah Sihir Mandul.

  1. Lakukan memulai ruqyah atau mengucapkan ta’awuz, basmallah, beristighfar, dan salawat Nabi.
  2. Lakukan Ruqyah Mandiri 23, Detoks Putaran Tawaf di daerah perut dan Ruqyah Mandiri 1, Mengamalkan Sunah Rasulullah saw. Minimal berwudhu dan baca Ayat Kursi sebelum tidur.

Ruqyah mandiri 51: Mendengarkan MP3 Ruqyah Sebelum Tidur

Self healing (Ruqyah Mandiri) pada saat tidur adalah mendengarkan Al-Qur’an setiap hari sebelum dan setelah tidur.

Sel-Sel otak dan jantung Anda akan merespons firman-firman Allah, hati menjadi tenang dan selalu diliputi keikhlasan dan optimis dalam menjalani keseharian.

Teknik Ruqyah Sebelum Tidur

Persiapan sebelum tidur:

  • Berwudhulah terlebih dahulu.

Dari Baro’ bin ‘Azib bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Apabila kalian hendak mendatangi tempat tidur, maka berwudhulah seperti wudhu kalian untuk salat”. (HR. Bukhari 247 dan Muslim 2710)

  • Mengibas tempat tidur

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW, bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian hendak tidur maka mengibas tempat tidurnya dengan ujung sarungnya, karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang akan menimpa padanya”. (HR. Bukhari 632 dan Muslim 2714).

  • Mengumpulkan tangan (seperti tangan ketika berdoa), kemudian membaca 3 Qul, surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An Nås, kemudian meniup ke tangan. Lalu mengusap muka dan bagian yang dapat dijangkau (semuanya dilakukan tiga kali).


Dari ‘Aisyah, beliau ra. berkata, “Nabi SAW. ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ‘Qul huwallahu ahad’ (surah Al-Ikhlas), ‘Qul a’udzu birabbi! falaq’ (surah Al Falaq) dan ‘Qul a’udzu birabbinnas’ (surah An-Nas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari No. 5017).

  • Berbaring ke Sisi kanan.

Rasulullah SAW, bersabda, “Apabila kalian hendak mendatangi tempat tidur, maka berwudulah seperti wudu kalian untuk salat kemudian berbaringlah kesisi kanan.” (HR. Bukhari 247 dan Muslim 2710)

  • Putar audio MP3 ruqyah Kamil bisa juga disambung dengan surah-surah dalam Audio MP3 Ruqyah.
  • Jika kita punya penyakit tertentu, ucapkanlah dengan khusyuk : “Bismillah, Ya Allah melalui kalam Ilahi ayat ruqyah yang saya putarkan ini, sembuhkanlah diriku (sebutkan jenis penyakitnya), hanya Engkaulah tempatku meminta dan tempatku memohon, kabulkanlah Ya Allah Rabbal “Alamin”.
  • Jika sedang galau, pikiran tidak tenang, stres, ucapkanlah dengan khusyuk: “Bismillah, Ya Allah melalui kalam Ilahi ayat ruqyah yang saya putarkan ini, berikanlah ketenangan pada hatiku dan berilah jalan keluar yang terbaik dari semua masalah yang diriku alami, Hanya Engkaulah tempatku meminta dan tempatku memohon, kabulkanlah Ya Allah Rabbal Alamin.”
  • Lalu dengarkanlah audio MP3 dengan khusyuk sampai tertidur pulas.
  • Amalkan teknik ini setiap hari sampai sakit kita sembuh atau jiwa menjadi tenang.

Itulah semua teknik pengobatan dan penyembuhan dengan metode Ruqyah Sar’iyyah. Yakinlah semua atas seizin Allah SWT.

Tinggalkan komentar